Temukan narkoba pesanan napi, Lapas Banceuy diperketat

MERDEKA.COM.

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banceuy Bandung, dikejutkan temuan 5 botol berisi ganja dan pil dextro, kemarin. Dengan adanya temuan itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat I Wayan Dusak meminta penjagaan diperketat.

"Kami sudah meminta kepada Kalapas Banceuy untuk meningkatkan patroli dan pengawasan keliling di sekitar Lapas," kata Dusak, di Bandung, Kamis (16/5).

Pihaknya juga berkoordinasi dengan kepolisian setempat. Tujuannya agar wilayah di sekitar tembok pembatas Lapas tidak mudah disusupi orang luar.

"Kita koordinasi terus dengan kepolisian, kita meminta bantuan agar sama-sama melakukan pengawasan di luar tembok pembatas Lapas," ucapnya.

Untuk menindaklanjuti masuknya ganja ke dalam Lapas, pihaknya membentuk satuan tugas (Satgas) dari internal Lapas Banceuy. Pembentukan tim tersebut dilakukan untuk membatasi peredaran narkoba dari dalam Lapas tersebut.

"Sudah ada satgas setempat yg menangani, sudah diperintahkan kepada Kalapas untuk laporkan ke Kepolisian," terangnya.

Dia membantah Lapas Banceuy kecolongan dengan masuknya benda haram tersebut. Upaya pemeriksaan ke setiap kamar yang dihuni narapidana Lapas Banceuy dilakukan secara rutin.

"Secara rutin sudah kita lakukan dengan memeriksa ke setiap kamar-kamar dan menyita barang-barang yang dilarang," tegasnya.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.