Tenaga Kesehatan Perawat Pasien Covid-19 di Dompu Kabur, Ada Apa?

Liputan6.com, Dompu - Sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) yang merawat pasien positif Covid-19 di Wisma Terpijar (Gedung Sanggilo) Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, kabur pada hari Selasa, (19/5/2020) sekitar pukul 22.50 Wita.

Informasinya, aksi kabur dari Wisma di Desa Selaparang, Dompu itu sekaligus wujud mogok kerja karena mereka kecewa kesejahteraan atau hak mereka tak sesuai harapan.

"Para tenaga kesehatan di Wisma Terpijar semuanya sudah pulang, sehingga ruangan yang mereka tempati sepi. Infonya mereka kecewa soal kesejahteraan," ucap seorang sumber.

Terkait peritiwa kaburnya tenaga medis ini, anggota tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Dompu, Abubakar Husain membantah. Menurut dia, peritiwa itu hanya salah paham alias miss-komunikasi.

"Para Nakes tersebut bukan kabur melainkan mereka berkumpul bahas THR, biasa dekat lebaran," ucapnya.

Namun, Abubakar yang juga Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dikes Dompu mengaku belum tahu pasti apa masalahnya. Kata dia, empat tenaga kesehatan sudah kembali bertugas untuk merawat enam orang pasien yang positif sesuai jadwal piket.

"Iya miss-komunikasi saja. Saya juga belum tahu pasti apa masalahnya, soalnya saya tiba di gedung Sanggilo tenaga medisnya ada," ujar Abubakar.

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

Simak Video Pilihan Berikut: