Tenis Tak Dipertandingkan di SEA Games Myanmar

Liputan6.com, Jakarta: Cabang olahraga tenis dipastikan dicoret dari SEA Games yang akan digelar Desember 2013 di Myanmar. Demikian hasil keputusan SEA Games Council Meeting yang berlangsung di Naypyidaw, 28-29 Januari.

"Keputusan meeting kemarin sudah final. Bulutangkis, tenis meja, dan hoki masuk. Total semuanya ada 33 cabang olahraga," kata Sekjen Komite Olimpiade Indonesia, Timbul Thomas Lubis, Rabu (30/1).

Dalam sidang Excecutive Committee SEA Games Federation, hanya bulutangkis dan tenis meja yang berhasil diperjuangkan untuk dipertandingkan pada SEA Games ke-27 itu.

Menurut Timbul, penambahan cabang olahraga sudah tidak bisa lagi dilakukan berdasarkan statuta SEA Games Federation. Pasalnya, cabang-cabang olahraga harus ditentukan setahun sebelum pelaksanaan SEA Games. "Ini sebenarnya sudah terlambat. Kita tidak mungkin lagi minta ada penambahan," ujarnya.

Sebelumnya, cabang olahraga yang dipertandingkan di SEA Games 2013 sudah ditetapkan dengan total 31 cabang. Dijelaskan Timbul, cabang olahraga kategori satu ada atletik dan akuatik. Cabang kategori dua ada 23 cabang, kategori tiga ada delapan.

Sementara itu, Kabid Pembinaan dan Prestasi PELTI, Wailan Walalangi, mengaku belum mengetahui kabar terkait dicoretnya tenis dari daftar cabang olahraga SEA Games 2013.

"Kalau tenis dicoret pastinya sangat kecewa. Dulu tenis menyumbang empat medali emas saat SEA Games 2011," kata mantan atlet nasional itu.

Wailan menilai sangat wajar Myanmar sebagai tuan rumah memilih cabang yang akan dipertandingkan. "Semangat berolahraga (seperti) di Olimpiade sudah tidak ada. Yang dikejar juara umum. Myanmar wajar saja seperti itu, tidak bisa disalahkan juga," ujarnya.(Ant/Ian)