Tensi Meledak saat Chelsea Gulung West Ham di Stamford Bridge

Satria Permana
·Bacaan 1 menit

VIVA – Manajer Chelsea, Frank Lampard, mengakui sempat ada ledakan tensi dalam duel kontra West Ham United di Stamford Bridge, Senin 21 Desember 2020 atau Selasa dini hari WIB. Dua kekalahan beruntun yang diterima Chelsea, dari Everton dan Wolverhampton Wanderers, telah membuat para pemain menjadi sedikit tegang.

Lampard menuturkan dua kekalahan tersebut membuat kepercayaan diri para pemainnya menurun. Situasi yang tak disukai olehnya.

Emosi Lampard sempat meledak melihat para pemainnya lesu. Maka dari itu, dia sengaja membuat ruang ganti Chelsea menjadi panas demi meningkatkan rasa lapar kemenangan di antara para pemainnya.

"Sulit bagi sebuah klub hidup dalam harapan besar karena skuad yang kami miliki. Musim ini jadi berbeda dengan sebelumnya, karena berbagai alasan," kata Lampard dilansir Daily Mirror.

"Ada tantangan besar ketika kalah di beberapa laga. Dan, saya harus mengendalikannya, ada pula tensi panas yang terjadi jelang laga," lanjut dia.

Menang 3-0 atas West Ham, Lampard mengaku Chelsea sebenarnya tersiksa. Sebab, mereka begitu kesulitan untuk menguasai bola.

Permainan bertenaga dari West Ham, telah membuat The Blues kesulitan mengembangkan permainannya.

"Kami mengawali laga dengan baik sebenarnya. Tapi, di babak kedua, kami kesulitan menguasai bola. Pertandingan begitu sulit," terang Lampard.