Tentara Amerika Berkhianat, Gabung ISIS dan Siapkan Rencana Teror

Radhitya Andriansyah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Seorang Bintara Angkatan Bersenjata Amerika Serikat (US Armed Forces) diamankan Biro Investigasi Federal (FBI), atas dugaan bekerja sama dengan organisasi teroris, Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Dalam laporan Al-Monitor yang dikutip VIVA Militer, tersangka adalah Prajurit Satu (Pfc.) Cole James Bridges, anggota Divisi Infanteri ke-3 Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army).

James terbukti memberikan saran taktis untuk membantu kelompok teroris ISIS untuk melancarkan serangan teror di kota New York.

Tak hanya itu, James juga membongkar kelemahan sejumlah pasukan Amerika Serikat (AS) yang berada di Timur-Tengah. ISIS diketahui punya rencana untuk membantai pasukan AS yang tengah bertugas di Timur-Tengah.

Penangkapan James oleh FBI disebut dengan cara penyamaran. Seorang informan FBI menyamar sebagai anggota ISIS dan meminta masukan dari James.

Sementara itu, menurut laporan lain yang dikutip VIVA Militer dari NBC New York, tampak sebuah foto James mengenakan pakaian khas Timur-Tengah lengkap dengan bendera kelompok teroris tersebut.

Saat menjalankan aksinya, James diketahui memakai nama samaran Cole Gonzales, untuk menutupi identitas aslinya. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui motif di balik aksi pengkhianatan James terhadap negaranya.

Akibat tindakannya ini, James bakal menghadapi tuntutan hukuman 40 tahun penjara jika terbukti bersalah.