Tentara Azerbaijan Tembak Helikopter Militer Rusia, 2 Prajurit Tewas

Radhitya Andriansyah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Sebuah insiden mengerikan terjadi di wilayah Gyumri, Armenia. Sebuah helikopter milik Angkatan Bersenjata Federasi Rusia ditembak jatuh oleh rudal pasukan Angkatan Bersenjata Azerbaijan, Senin 9 November 2020 lalu. Akibatnya dua tentara Rusia tewas sementara satu prajurit lainnya mengalami cedera serius.

Menurut laporan yang dikutip VIVA Militer dari The New York Times, helikopter militer Rusia yang tidak disebut jenisnya jatuh dan hancur di wilayah yang jaraknya 100 kilometer dari zona konflik Nagorno-Karabakh. Helikopter militer itu mendapat serangan saat mengawal konvoi kendaraan militer Rusia ke Pangkalan Militer ke-102 di Gyumri.

Azerbaijan langsung memberikan pernyataan usai insiden tersebut. Kementerian Pertahanan Azerbaijan mengaku bahwa pasukan militernya tidak sengaja menembakkan rudal dan mengenai helikopter Rusia. Pihak Azerbaijan juga memastikan permintaan maaf dan siap membayar kompensasi kepada Rusia.

Dalam insiden itu, dua perwira militer Rusia tewas. Kedua perwira yang tewas adalah Letnan Senior Roman Fedin, dan Mayor Yuri Ishuk. Sementara itu, Letnan Senior Vladislav Gryazin dikabarkan masih menjalani perawatan secara intensif karena mengalami cedera serius.

Pasukan militer Rusia dikerahkan ke zona konflik Nagorno-Karabakh (Artsakh), pasca penandatanganan kesepakatan damai antara Armenia dan Azerbaijan pada 10 November 2020. Perang Armenia-Azerbaijan yang kembali meletus pada 27 September 2020, akhirnya berakhir setelah Presiden Rusia, Vladimir Putin, turun tangan untuk memediasi perdamaian kedua negara.

Setelah kesepakatan damai dicapai, Rusia memastikan akan menjaga stabilitas dan keberlangsungan perdamaian di wilayah Nagorno-Karabakh. Oleh sebab itu, ada hampir 2 ribu tentara Rusia yang dikerahkan ke kawasan tersebut.