Tentara Israel Tembak Mati Warga yang Dikira Orang Palestina

Merdeka.com - Merdeka.com - Tentara Israel (IDF) kemarin menembak mati seorang pria yang dia sangka orang Palestina di pusat Kota Ra’anana, Israel.

Pria berusia 40 tahun itu diketahui sedang berjalan mendekati prajurit IDF yang menunggu bus di halte. Karena pria itu berjalan mendekati dengan cara mencurigakan, prajurit yang merasa terancam pun segera menembak pria itu.

Sebelum melepas tembakan, prajurit IDF itu yakin pria itu adalah seorang warga Palestina.

"Seorang tentara pada hari Senin menembak seorang pria yang dicurigai sebagai penyerang di Persimpangan Ra'anana," kata kantor berita Israeli Public Broadcasting Corporation.

Pria yang terluka parah karena tembakan itu segera dibawa ke rumah sakit. Namun tidak lama di rumah sakit, dia dinyatakan meninggal.

"Pria berusia 40 tahun itu dibawa ke Rumah Sakit Meir di Kfar Saba dalam kondisi serius. Dia lalu dinyatakan meninggal," kata kantor berita Israel itu, dikutip dari Middle East Monitor, Selasa (15/11).

Dalam insiden itu seorang pria berusia sekitar 50 tahun juga menderita luka ringan karena kakinya terkena pecahan peluru.

Setelah peristiwa itu polisi mengatakan tidak ada kecurigaan insiden tersebut adalah penyerangan. Polisi setempat juga segera menyelidiki kejadian itu.

Dilansir dari laman The Times of Israel, Selasa (15/11), menurut penyelidikan, polisi yakin pria yang terbunuh itu memiliki gangguan mental. Namun polisi juga sedang menyelidiki apakah sebelum terbunuh pria itu terbukti membawa pisau atau tidak.

Insiden pembunuhan tak sengaja itu kembali membuka perdebatan terkait kebijakan aturan tembak-menembak terbuka.

Seorang anggota parlemen Israel bernama Itamar Ben Gvir yang berusaha menjadi Menteri Keamanan Publik berjanji untuk melonggarkan kebijakan itu.

Jika aturan itu berhasil dilonggarkan, maka polisi dan pasukan IDF Israel dapat dengan mudah melepaskan tembakan langsung kepada penyerang, termasuk pelempar batu dan bom molotov.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan


[pan]