Tentara Israel Tewas Ditembak Kelompok Militan Palestina di Tepi Barat

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang tentara Israel yang berjaga di pemukiman Yahudi tewas ditembak kelompok militan Palestina di Tepi Barat. Setelah penembakan ini, pasukan keamanan Israel meningkatkan penjagaan mereka di Tepi Barat pada Sabtu dan melakukan sejumlah penangkapan.

Penembakan ini buntut dari kekerasan pasukan Israel yang menyerang warga Palestina di Al-Aqsa, Yerusalem timur.

Brigade Syahid Al-Aqsa, kelompok militan di Tepi Barat, mengklaim bertanggung jawab atas penembakan ini, seperti dikutip dari France 24, Minggu (1/5). Brigade Syahid Al-Aqsa adalah organisasi sayap Fatah, faksi yang dipimpin Presiden Mahmoud Abbas.

"Kami mengklaim bertanggung jawab atas operasi heroik di pemukiman Ariel di mana seorang petugas Zionis terbunuh, sebagai respons atas pelanggaran yang dilakukan pemerintah penjajah (Israel) di Yerusalem," tulis kelompok ini.

Pada Jumat malam, Kementerian Kesehatan Palestina menyampaikan, seorang warga Palestina berusia sekitar 20 tahunan ditembak dan tewas dalam operasi tentara Israel di kota Azzun, Tepi Barat.

Sebelumnya sebanyak 42 orang terluka dalam bentrokan antara warga Palestina dan polisi Israel di Al-Aqsa, menurut keterangan Bulan Sabit Merah Palestina. Bentrokan terjadi pada Jumat terakhir bulan Ramadan, sehingga total warga Palestina yang terluka sebanyak 300 orang dalam periode dua pekan kekerasan Israel di Al-Aqsa.

Menurut keterangan tentara Israel, penjaga keamanan tersebut sedang bertugas di pintu masuk menuju pemukiman Ariel pada Jumat malam ketika ditembak. Badan kedaruratan mengonfirmasi pria tersebut, berusia 20 tahunan, tewas karena luka tembak yang diderita.

Tentara Israel juga mengatakan, pengerahan pasukan ditingkatkan khususnya di pintu masuk menuju Salfi, pemukiman warga Palestina. Pasukan Israel juga menangkap sejumlah orang dan menyita senjata di Bruqin, dekat Salfi dan kamp pengungsi Balata.

Israel membangun pemukiman Yahudi di Tepi Barat untuk menampung 475.000 orang Israel. Pemukiman ini dianggap ilegal oleh hukum internasional. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel