Tentara Sulu Mutilasi Polisi Malaysia?

TRIBUNNEWS.COM, KINABALU - Konflik antara Pemerintah Malaysia dengan tentara Kesultanan Sulu di Sabah, bertambah panas.

Memasuki satu pekan, konflik di negara bagian Malaysia yang beribukota Kinabalu, sudah 27 orang tewas dari kedua belah pihak yang berseteru.

Tentara Sulu yang merupakan warga Filipina Selatan, mengklaim wilayah Sabah sebagai milik Kesultanan Sulu, dan meminta Malaysia mengembalikanya.

Namun, Pemerintahan Najib Razak menolak mentah-mentah. Tak ayal, kekerasan di Sabah tak kunjung berhenti. Bahkan, hubungan kedua belah pihak berseteru smeakin memanas.

Apalagi, seperti dikutip Tribunnews.com dari Sydney Morning Herald, Kamis (7/3/13), tentara Sulu yang merupakan warga Muslim asal Filipina Selatan, melakukan praktik mutilasi terhadap sejumlah polisi Malaysia. Insiden itu dilaporkan terjadi pada 2 Maret 2013 di Desa Simunul, Semporna, Sabah. (*)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.