Teori Alien Tidak Datang ke Bumi karena Mahal Diongkos

·Bacaan 1 menit

DREAMERS.ID - Pernah mendengar cerita alien akan datang ke bumi? Namun hingga tahun 2020 berganti ke 2021, para alien ini tidak pernah datang ke bumi. Katanya, dengan alasan berat di ongkos. Bagaimana penjelasannya?

Melansir dari detik, menurut sejarah, mengirim astronaut ke Bulan sebagai bagian dari Program Apollo antara tahun 1961 dan 1973 menghabiskan biaya yang besar sekitar USD 25,4 miliar, yang berarti sekitar USD 150 miliar (jika menyesuaikan dengan inflasi).

Sebagai perbandingan, Proyek Artemis, yang akan mengembalikan astronaut ke Bulan untuk pertama kalinya sejak 1972, akan menelan biaya USD 35 miliar. Banyak proposal teoritis telah dibuat untuk mengirimkan pesawat ruang angkasa ke bintang terdekat.

Untuk memenuhi tantangan ini, para ilmuwan memikirkan sejumlah strategi propulsi canggih yang akan mampu mendorong pesawat ruang angkasa ke kecepatan relativistik.

Nuclear Pulse Propulsion (NPP) yang dipimpin oleh Ted Taylor dari General Atomics, dan fisikawan Freeman Dyson dari Institute for Advanced Study di Princeton University, adalah proyek yang membayangkan sebuah kapal luar angkasa besar yang akan menggunakan gaya ledakan yang dihasilkan oleh hulu ledak nuklir untuk menghasilkan daya dorong yang besar.

Sistem ini sangat sederhana dan efektif, dan secara teoritis dapat mencapai kecepatan hingga 5% kecepatan cahaya (5,4 × 107km / jam, atau 0,05c). Menurut perkiraan yang dibuat oleh Dyson pada tahun 1968, sebuah pesawat ruang angkasa Orion akan memiliki berat antara 400.000 hingga 4.000.000 metrik ton.

Perkiraan Dyson juga menyebutkan biaya membangun benda semacam itu bisa mencapai USD 367 miliar (sekarang USD 2,75 triliun bila disesuaikan dengan inflasi). Itu sekitar 78% dari pendapatan tahunan pemerintah AS untuk 2019, dan 10% dari PDB Amerika Serikat.

Mungkin itu sebabnya, sulit bagi ilmuwan mengundang alien ke bumi untuk membuktikan keberadaannya.

Berita Lainnya :

Wacana Jepang Berhenti Jual Mobil Bahan Bakar Bensin

Demi Uang Pernikahan, Perempuan Ini Bohong Soal Sakit Kanker