Teori Kekalahan Memalukan Conor McGregor Versi Manny Pacquaio

Satria Permana
·Bacaan 1 menit

VIVA – Petinju legendaris Filipina, Manny Pacquiao, punya pandangan terhadap kekalahan Conor McGregor dari Dustin Poirier di Ultimate Fighting Championship 257, 24 Oktober 2021 lalu. Menurut Pacman, McGregor kalah karena kelakuannya sendiri.

McGregor dihajar KO oleh Poirier pada ronde kedua. Setelah sempat tampil dominan, The Notorious malah keteteran menghadapi gaya counter boxer dari Poirier.

Dua hook keras Poirier mendarat sempurna ke wajah McGregor, membuatnya oleng. Dan, situasi tersebut dimanfaatkan Poirier dengan cermat lewat rentetan pukulan yang begitu keras.

Situasi ini tercipta, menurut Pacquiao, karena McGregor tak waspada dengan Poirier. McGregor tak memperhitungkan Poirier memanfaatkan low kick keras untuk menghajar kaki dan membuat pergerakannya jadi terbatas.

Pacman menyatakan hal ini merupakan imbas dari kesombongan McGregor di atas oktagon.

McGregor memang terlihat angkuh saat berlaga. Dia terkesan sangat yakin bisa membuat Poirier jadi pecundang untuk kedua kalinya. Tapi, hasil malah bicara sebaliknya, McGregor yang malu.

"Kalah itu bagian dari pertandingan. Ada yang menang dan kalah dalam olahraga. Ini bukan soal kekalahan, tapi cara menerimanya. Lalu, bagaimana keluar dari kesulitan tersebut," kata Pacquiao dilansir ABS-CBN News.

"McGregor sudah mengalahkan rivalnya ini. Saya merasa dia terlalu meremehkannya," lanjut dia.