Tepat 4 Tahun Silam, Muhammad Ali Meninggal Dunia

Luzman Rifqi Karami

VIVA – Hari ini tepat 4 tahun yang lalu, petinju legendaris, Muhammad Ali meninggal dunia. Ali menghembuskan napas yang terakhir pada 3 Juni 2016, di usia 74 tahun setelah berjuang melawan penyakit parkinson.

Dilansir berbagai sumber, Ali yang awalnya memiliki nama Cassius Marcellus Clay Jr, lahir pada 17 Januari 1942 di Louisville, Kentucky. Ia memulai karier sebagai petinju pada usia 12 tahun. Pada Olimpiade Roma 1960, Ali berhasil menyumbangkan emas untuk Amerika. Ketika usianya baru 18 tahun.

Sejak saat itu, prestasi Ali di ring tinju terus menjanjikan. Di usia 22, ia telah meraih juara dunia kelas berat setelah mengalahkan Sonny Liston dalam pertarungan pada tahun 1964.

Secara keseluruhan, Ali menjadi juara dunia kelas berat di tiga kesempatan berbeda, dan sukses mempertahankan gelarnya itu selama 19 kali. Selama kariernya, Ali bertanding sebanyak 61 kali dengan catatan kemenangan 56 dan 37 di antaranya menang KO, serta lima kali kalah.

Berbagai pertarungan Ali di ring tinju tak bisa dilupakan. Di antaranya, kemenangan dalam Thrilla in Manila (1975) melawan Joe Frazer, lalu mengalahkan George Foreman dalam Rumble in the Jungle (1974).

Kisah hidupnya begitu inspiratif. Berbagai quote yang terkenal dirangkum dalam Twitter @MuhammadAli, yang memang didekasikan untuk petinju berjuluk The Greatest ini.


"Tujuan saya adalah menjadi juara dunia kelas berat. Dan di luar uang dan ketenaran, saya melakukan segalanya untuk membantu orang lain," kata Ali suatu waktu.

Baca juga

Penakluk Muhammad Ali Kini Sedang Berjuang Melawan Kanker

Muhammad Ali dan 5 Hal Tak Terlupakan