Tepergok Curi Elpiji dan Motor, Anak Aniaya Ibu Tiri dan Ayah hingga Tewas

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang pemuda, IZ (22), ditangkap polisi karena melakukan penganiayaan terhadap ibu tiri, SL (50) dan ayah kandungnya, SH (50). Korban SH tewas terkena serangan jantung saat dilempar batu oleh pelaku.

Peristiwa itu bermula saat pelaku tepergok mencongkel gembok terali gudang untuk mencuri tabung elpiji di rumah korban di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Senin (16/1). Pelaku pun keluar rumah dan bermaksud mengambil motor korban di teras.

Pelaku kesal karena gagal mencuri. Lantas ia mengambil sepotong kayu dan memukuli ibu tirinya.

Korban SH yang melihat istrinya dianiaya mencoba melerai dan mengusir pelaku. Namun, pelaku justru melempar korban pakai batu. Tepat bersamaan, korban terkena serangan jantung dan tewas dalam perawatan di rumah sakit.

Kasatreskrim Polres Lubuklinggau AKP Robi Sugara mengungkapkan, tersangka ditangkap selang beberapa saat setelah kejadian. Lantaran melawan, petugas melumpuhkannya dengan menembak kakinya.

"Tersangka menganiaya ibu tirinya karena tepergok mencuri tabung elpiji dan motor korban. Korban dilempar batu dan tewas karena serangan jantung," katanya di Lubuklinggau, Rabu (18/1).

Dari keterangan saksi, tersangka kerap berulah di kampungnya sehingga meresahkan warga sekitar. Tersangka juga sering mencuri barang-barang milik ayahnya tetapi tidak sampai diperkarakan.

"Tersangka ini sering membawa pisau dan mengancam warga sekitar. Dia juga residivis dan bebas dari penjara dua tahun lalu," terangnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 354 KUHP tentang penganiayaan berat dengan ancaman 8 tahun penjara. [fik]