Terancam Terkubur, Inilah Hitung-hitungan Peluang Real Madrid di Liga Champions

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Real Madrid kembali menunjukkan performa buruk di ajang Liga Champions musim 2020/21. Los Blancos kali ini hanya mampu bermain imbang 2-2 lawan Borussia Monchengladbach pada matchday 2 Grup B Liga Champions 2020/21, Rabu (28/10/2020) dini hari WIB.

Pada lanjutan laga Liga Champions itu, Real Madrid juga nyaris kalah setelah Monchengladbach unggul 2-0 hingga ujung pertandingan berkat dua gol Marcus Thuram.

Beruntung Real Madrid bisa mengejar ketinggalan. Namun, itupun baru bisa membalas satu gol di 10 menit akhir lewat aksi akrobatik Karim Benzema. Kemudian, Casemiro tampil sebagai penyelamat dengan gol penyeimbang di ujung laga.

Hasil ini buruk Madrid ini, memebuat skuat asuhan Zinedine Zidane tenggelam di dasar klasemen sementara Grup B. Mereka baru mengumpulkan satu1 poin dari dua pertandingan.

Di laga pembuka grup B Liga Champions, Kamis 22 Oktober 2020 lalu, Real Madrid secara mengejutkan takluk dari Shakhtar Donetsk dengan skor 2-3. "Ini momen buruk," ujar Zidane seperti dilansir situs resmi UEFA.

Terancam Tersingkir

Pemain Borussia Monchengladbach, Marcus Thuram (kiri) berselebrasi dengan rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang Real Madrid pada pertandingan grup B Liga Champions di  Borussia Park, Jerman, Selasa (27/10/2020). Madrid bermain imbang 2-2 atas Monchengladbach. (AP Photo/Martin Meissner)
Pemain Borussia Monchengladbach, Marcus Thuram (kiri) berselebrasi dengan rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang Real Madrid pada pertandingan grup B Liga Champions di Borussia Park, Jerman, Selasa (27/10/2020). Madrid bermain imbang 2-2 atas Monchengladbach. (AP Photo/Martin Meissner)

Hasil yang diraih Real Madrid ini langsung mendapat sorotan dari media dan publik di Spanyol. Bahkan, seperti dilansir Marca, ada yang menyebut satu kaki mereka sudah berada di Liga Europa.

Namun, setidaknya Madrid terus "hidup" di Liga Champions berkat dua gol di menit-menit terakhir, dan tidak membuatnya tersingkir dari fase grup.

Makin Sulit

Bek Real Madrid, Ferland Mendy berusaha merebut bola dari pemain Borussia Monchengladbach, Stefan Lainer pada pertandingan grup B Liga Champions di  Borussia Park, Jerman, Selasa (27/10/2020). Madrid bermain imbang 2-2 atas Monchengladbach. (AFP Photo/Ina Fassbender)
Bek Real Madrid, Ferland Mendy berusaha merebut bola dari pemain Borussia Monchengladbach, Stefan Lainer pada pertandingan grup B Liga Champions di Borussia Park, Jerman, Selasa (27/10/2020). Madrid bermain imbang 2-2 atas Monchengladbach. (AFP Photo/Ina Fassbender)

Kini, Madrid harus segera membuat perhitungan nilai jika ingin bertahan di Liga Champions ini. Minimal mereka harus menambah 9 angka dari 12 poin yang bisa diraih jika ingin melangkah ke sistem gugur.

Sulit bagi juara Eropa 13 kali itu, tetapi bukan tidak mungkin bagi Real Madrid yang akan memainkan pertandingannya lagi Selasa depan di Valdebebas melawan Inter Milan.

Bertahan

Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane (AP Photo/Manu Fernandez)
Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane (AP Photo/Manu Fernandez)

Sangat penting bagi Los Blancos untuk menambah enam poin berikutnya melawan klub Italia itu, jika mereka tidak ingin untuk pertama kalinya dalam sejarah tersingkir di fase pertama Liga Champions.

Zidane mungkin akan bertahan di Bernabeu meski beberapa kali meraih hasil buruk. Sebelum main imbang dengan Monchengladbach, Madrid dikalahkan Shakhtar Donetsk dalam pertandingan pembukaan Liga Champions.

Dua Pertandingan

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane melihat para pemainnya mengikuti sesi latihan di Borussia-Park, Jerman (26/10/2020). Real Madrid akan bertanding melawan Borussia Moenchengladbach pada grup B Liga Champions. (AFP/Ina Fassbender)
Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane melihat para pemainnya mengikuti sesi latihan di Borussia-Park, Jerman (26/10/2020). Real Madrid akan bertanding melawan Borussia Moenchengladbach pada grup B Liga Champions. (AFP/Ina Fassbender)

Pekan lalu, ada laporan menyebutkan bahwa Zidane hanya memiliki dua pertandingan untuk menyelamatkan pekerjaannya di raksasa La Liga itu.

Dia lulus ujian pertama dengan mengalahkan Barcelona di Nou Camp pada akhir pekan, tetapi penampilan buruk melawan Monchengladbach mungkin membuat posisi Zidane terancam.

Tak Khawatir

Laporan lain menyebutkan bahwa Mauricio Pochettino didapuk sebagai pengganti pelatih asal Prancis di ibu kota Spanyol.

Namun, Zidane sebelum pertandingan melawan Monchengladbach, bersikeras dia tidak khawatir tentang masa depannya. “Saya memikirkan pertandingan besok, bukan apakah saya berpikir untuk mengundurkan diri atau tidak. Saya akan berjuang sampai hari terakhir. Sisanya… kita akan lihat. ”

Simak Video Menarik Berikut Ini