Terapi Kuda Banyak Diminati di AS untuk Tingkatkan Kesehatan Mental saat Pandemi Covid-19

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pandemi Covid-19 berdampak serius terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan seseorang. Untuk mengembalikan kepercayaan diri, pusat berkuda di California di Amerika Serikat (AS) menawarkan program penyembuhannya dengan terapi kuda.

Melansir dari Fox News, Rabu, 8 September 2021, Sabine Niederberghaus memulai La Esperanza Ranch di Topanga Canyon, California, sejak 27 tahun yang lalu. Namun, ia memutuskan untuk memulai Program Kepemimpinan Equine setelah Covid-19 melanda.

"Saya punya waktu selama pandemi untuk memikirkan apa yang saya lakukan dan merasakan di mana misi saya akan berada," kata Niederberghaus kepada Fox News. Akibat pandemi, ia memperkirakan banyak orang yang stres, baik masalah eksistensinya maupun masalah komunikasi dalam keluarga.

Dengan terapi kuda, Niederberghaus akan membantu orang-orang. Tak hanya itu, ia berharap bisa membantu mereka menemukan jati dirinya yang sebenarnya, emosi, kesadaran, dan tingkatan energi mereka.

Program Kepemimpinan Equine adalah program individual. Niederberghaus mencocokkan orang dengan kuda. Hubungan itu dimaksudkan untuk membantu orang tersebut "membangun kepercayaan diri mereka" saat mereka berjalan bersama kuda.

Program Kepemimpinan Equine disebut membantu mengatasi orang yang mengalami depresi, kecemasan, trauma, atau kebutuhan lainnya. "Ada CEO yang memiliki masalah komunikasi dengan anggota timnya, komposer yang bermasalah terhadap konsentrasi pada musik, atau aktor dan aktris yang kehilangan kepercayaan diri di depan kamera," kata Niederberghaus.

Niederberghaus menambahkan, persoalan-persoalan itu terjadi karena mereka kehilangan kontak dengan diri mereka sendiri. Kuda-kudalah yang membawa mengembalikan mereka kepada diri masing-masing.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Keterampilan dan Kesadaran

Terapi kuda banyak diminat oleh warga di AS untuk meningkatkan kesehatan mental akibat pengaruh pandemi Covid-19 (dok.unsplash)
Terapi kuda banyak diminat oleh warga di AS untuk meningkatkan kesehatan mental akibat pengaruh pandemi Covid-19 (dok.unsplash)

Tak hanya Niederberghaus, The Academy for Coaching with Horses, organisasi lain juga menawarkan program yang sama. Menurutnya, terapi kuda membantu orang membangun keterampilan kepemimpinan dan kesadaran diri melalui interaksi kuda-manusia.

Interaksi memungkinkan individu untuk "mengidentifikasi dan mengubah pola perilaku yang membatasi yang melarang mereka mengembangkan hubungan saling percaya dalam berbagai urusan," menurut situs webnya.

Salah satu klien Niederberghaus, Sienna Nelson, yang mengikuti program itu, Ia berjuang terhadap rasa tidak aman terkait kondisi kulit yang ia derita. "Saya bahkan tidak keluar," kata Nelson.

Lebih Percaya Diri

Terapi kuda banyak diminat oleh warga di AS untuk meningkatkan kesehatan mental akibat pengaruh pandemi Covid-19 (dok.unsplash)
Terapi kuda banyak diminat oleh warga di AS untuk meningkatkan kesehatan mental akibat pengaruh pandemi Covid-19 (dok.unsplash)

Ia menyebutkan takut pada segala hal, termasuk air, debu, karena kondisi kulitnya. Hari pertama, ia merasa lebih terhubung dengan suara hatinya. "Dan saya sudah lebih percaya diri," imbuhnya.

Niederberghaus menjelaskan bahwa kuda memiliki kualitas penyembuhan yang sangat baik karena "perkembangan indra mereka yang luar biasa". Kuda adalah cermin bagi mereka ketika datang dan berjalan bersama.

Ketika pandemi berlanjut, Niederberghaus mengatakan ia melihat banyak orang yang berminat mengikuti program terapi kuda. "Sangat indah melihat reaksi orang-orang," katanya.

4 Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Covid-19

Infografis 4 Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis 4 Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel