Terbakar Cemburu, Burung Suami Dipotong

Laporan dari Moh Rivai wartawan surya

TRIBUNJATIM.COM,SUMENEP - Malang nian nasib, Hasanah Riyadi (38), warga Dusun Langsar Laok, Desa Langsar, Kecamatan Saronggi, Sumenep.

Dia harus kehilangan satu-satunya alat vitalnya karena dipotong sang istri Marsiyati (33) yang kalap akibat terbakar api cemduru dengan menuduh suaminya selingkuh dengan  wanita lain.

Akibatnya, alat vitalnya kini hanya tersisa 2 cm karena tidak bisa disambung lagi, apalagi potongan alat vitalnya hingga sore hari masih belum ditemukan. Korban kini mendapat perawatan intensif unit bedah RSD dr H Moh Anwar Sumenep.

Informasi yang dihimpun Surya (TRIBUNNEWS GROUP) di lokasi kejadian, peristiwa mengerikan itu terjadi pada Kamis pagi (21/02/2013) .

Pagi itu sekitar pukul 04.00 WIB, istri korban, Marsiyati tiba-tiba mendatangi korban Hasanah Riyadi yang sedang tertidur lelap di kursi panjang yang terletak di ruang tamunya.

Pelaku yang diduga saat itu sedang cemburu berat karena menuduh suaminya selingkuh dengan wanita lain, mendekati korban dengan menentang sebilah pisau tajam. Dan tanpa belas kasihan, pelaku langsung memegang alat kelamin suaminya lalu dengan secepat kilat memotong alat vital suaminya ‘’crass” hingga putus dan darah segar memuncrat.

Kontan saja, Hasanah Riyadi yang sebelumnya tertidur pulas pun seketika menjerit kesakitan dengan memegangi alat vitalnya yang sudah putus. Korban berlarian keluar rumahnya sambil berteriak-teriak meminta tolong pada tetangganya sambil memegang bagian tubuh sensitifnya.

    
"Kami mengira hanya terluka saja, namun setelah kami bawa korban ke rumah sakit, ternyata alat vitalnya sudah terputus. Kami tidak tahu alat vital yang terputus itu dimana, apakah dipegang pelaku atau dibuang," tandas Idrus tetangga korban.

Tentang motifnya, Idrus mengaku tidak tahu-menahu, karena sebagai tetangga dia tidak terlalu ikut campur urusan rumah tangga orang.

"Kami hanya tahunya mereka sudah kejadian seperti ini dan katanya istrinya nekat berbuat keji terhadap suaminya karena cemburu dia selingkuh, tapi itu katanya, aslinya saya tidak tahu," sambung Idrus.

Kapolres Sumenep, AKBP Mardjoko melalu Kabag Ops Polres Sumenep, Kompol Edy Purwanto membenarkan kejadian tersebut. Dugaan sementara perlakukan sadis istri korban kepada suaminya diduga kuat dilatarbelakangi karena cemburu berat terhadap sauminya yang dikabarkan mempunyai wanita idaman lain (WIL).

"Korban saat itu banyak mengeluarkan darah, segera dilarikan ke RSD dr H Moh Anwar Sumenep agar nyawanya bisa tertolong. Walaupun, burungnya dipastikan sudah putus,"  ujar Edy.

     
Saat ini, pihaknya telah menerjunkan anggotanya, dari Polsek Seronggi dengan dibantu dari Satreskrim Polres Sumenep langsungg menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus juga untuk mencari potongan alat vital milik korban yang hingga sore hari masih belum ditemukan.

Sementara itu Tim Dokter RSD Sumenep, yang dipimpin langsung Dikretur Rumah Sakit dr Fitril Akbar, mengatakan, kondisi korban yang sebelumnya sempat drop, kini sudah kembali stabil setelah menjalani operasi.  

Operasi yang dilakukan untuk menghentikan pendarahan pada alat vital korban yang terus menerus mengeluarkan darah.

"Hasil pemeriksaan kami, penis korban mengalami trauma aphutasi karena benda tajam. Karena itu, operasi yang kami lakukan dengan penjahit jalur darah vena di alat VItalnya, sekaligus membuatkan saluran untuk buang air kecil," ujar Fitril.

Ditanya apakah venis korban masih bisa disambung, Fitril mengaku pihaknya tidak bisa disambung lagi alat vital yang sudah terpotong, karena potongan alat vitalnya tidak ditemukan.

"Batas waktu penyambungan dari bagian tubuh yang terpotong paling lama 6 jam dan itupun yang terpotong harus dalam kondisi hidup atau setidaknya tersimpan di es," jelas Fitril.

Saat ini alat vital milik Hasanah Riyadi hanya tinggal 2 cm. Karena itu, dengan kondisi alat vital tersebut tidak bisa berfungsi untuk melakukan hubungan badan lantaran tidak bisa penitrasi, namun produksi sperma tetap tak masalah. Tetapi jika untuk kencing tidak masalah.

"Kalau untuk senggama tentu solusinya dengan dibautkan penis palsu," imbuhnya.

Perbuatan sadis oleh Marsiyati ini sempat mengegerkan warga Sumenep. Ratusan warga pun berdatangan ke  lokasi kejadian di Desa Langsar, termasuk juga banyak warga yang datang ke RSD dr H Moh Anwar Sumenep untuk mengetahui secara langsung si korban. Sementara itu, pelaku Marsiyati, kini mendekam di sel tahanan Polres Sumenep.

Jawa
  • Diberhentikan dari Bupati, Aceng Diminta Legowo
  • Rieke Minta KPK Usut Korupsi Dana Bencana Cianjur
  • Manajemen Persebaya Janji Santuni Korban Pengeroyokan Bonek
  • PPK Plered Kekurangan 90 Bilik Suara
  • 35 Siswa di Lamongan Digaruk Saat Nongkrong di Warkop
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.