Terbantu Panen Raya, Harga Bawang Merah Turun

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan inflasi harga bergejolak dari komoditas pangan pada Agustus 2022 mengalami deflasi sebesar 2,9 persen (mtm). Angka ini mengalami perbaikan dari sebelumnya inflasi volatile food yang mencapai 11,47 persen.

"Inflasi volatile fod yang sudah mengalami deflasi 2,9 persen (mtm) atau 8,93 persen (yoy)," kata Airlangga di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (1/9).

"Dan ini terbantu penen yang merata termasuk penurunan harga komoditas bawang merah," kata dia.

Meski sudah mengalami penurunan, Airlangga meminta para kepala daerah melalui Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP). Katanya TPIP telah bersurat kepada seluruh kepala daerah untuk memperkuat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan menjaga stabilitas pangan.

"TPIP sudah mengirimkan surat ke seluruh gubernur untuk memperkuat TPID dan menjaga stabilitas pangan dari inflasi volatile food," kata dia.

Sebagaimana diketahui, pada Agustus 2022 terjadi deflasi 0,21 persen dengan tingkat inflasi 4,69 persen. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan Juli 2022 sebesar 4,94 persen.

"Ini sedikit lebih rendah dari Juli 2022 yang 4,94 persen. Ini extraeffort yang dilakukan pemerintah sebagaimana arahan presiden untuk menjaga stabilitas harga dan capaian inflasi 2022," kata dia mengakhiri. [idr]