Terbongkar Sudah, Ini Alasan Zinedine Zidane Emoh Tangani MU

Bola.com, Paris - Zinedine Zidane akhirnya buka-bukaan alasannya emoh menangani Manchester United (MU). Padahal, dia dikabarkan jadi salah satu bidikan serius MU setelah memecat Ole Gunnar Solskjaer.

Zinedine Zidane masih menganggur sejak meninggalkan Real Madrid pada tahun lalu. Di tengah masa menganggurnya itu, MU sempat tertarik meminangnya untuk menggantikan Solskjaer.

Saat itu, Zidane dikabarkan tidak tertarik dengan tawaran MU. Setan Merah akhirnya menunjuk Ralf Rangnick sebagai pelatih sementara, sebelum menunjuk Erik ten Hag sebagai manajer permanen.

Zidane kini akhirnya buka-bukaan alasan sesungguhnya di balik keputusannya menolak kesempatan menangi MU.

   

Faktor Bahasa Inggris

Pelatih kepala Real Madrid Zinedine Zidane pada laga Liga Spanyol antara Real Madrid melawan Alaves di stadion Alfredo di Stefano di Madrid, Spanyol, Sabtu, 28 November 2020. (Foto AP / Bernat Armangue)
Pelatih kepala Real Madrid Zinedine Zidane pada laga Liga Spanyol antara Real Madrid melawan Alaves di stadion Alfredo di Stefano di Madrid, Spanyol, Sabtu, 28 November 2020. (Foto AP / Bernat Armangue)

"Apakah saya ingin pergi ke Manchester United (MU)? Saya memahami Inggris, tapi saya tidak lancar," kata Zidane kepada L'Equipe, seperti dikutip Metro, Jumat (23/6/2022).

"Saya tahu ada pelatih-pelatih yang gabung ke klub-klub tanpa bicara bahasa di sana. Tapi, saya bekerja dengan cara berbeda."

"Banyak elemen ikut bermain untuk menang, ini adalah konteks global. Saya tahu apa yang saya butuhkan untuk menang," imbuh Zidane.

 

Opsi Klub yang Ingin Ditangani Zidane

Zidane hanya pernah melatih satu klub, memenangkan dua gelar La Liga dan tiga Liga Champions berturut-turut selama dua periode di Real. Dia juga menyatakan hanya ada dua atau tiga kemungkinan tentang klub baru yang ingin ditanganinya.

Salah satu klub yang diminati Zidane adalah Juventus. Sementara Paris Saint-Germain juga menjadi pilihan lain setelah ia dikaitkan untuk menggantikan Mauricio Pochettino musim panas ini.

“Jangan pernah katakan tidak, terutama saat Anda menjadi pelatih hari ini,” tambah Zidane.

“Ketika saya masih menjadi pemain, saya punya pilihan, hampir semua klub. Pelatih, tidak ada lima puluh klub yang bisa saya datangi. Jika saya pergi ke klub, itu adalah untuk menang. Saya mengatakan ini dengan segala kerendahan hati. Itu sebabnya saya tidak bisa pergi ke mana pun," imbuh dia.

 

Ingin Latih Timnas Prancis

Pelatih Real Madird, Zinedine Zidane menyaksikan pemainnya bertanding melawan Manchester City pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Etihad Stadium, Inggris (7/8/2020). City menang tipis 2-1 dan melaju ke perempat final unggul agregat 4-2 atas Madrid. (Peter Powell/Pool Photo via AP)
Pelatih Real Madird, Zinedine Zidane menyaksikan pemainnya bertanding melawan Manchester City pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Etihad Stadium, Inggris (7/8/2020). City menang tipis 2-1 dan melaju ke perempat final unggul agregat 4-2 atas Madrid. (Peter Powell/Pool Photo via AP)

Zidane juga terangan ingin melatih Timnas Prancis, setelah pernah memenangi Piala Dunia 1998 dan Euro 2020 sebagai pemain.

"Saya belum selesai dengan Les Bleus. Tentu saja saya ingin melakukannya," ujar Zidane.

"Saya akan menjadi pelatih Prancis, semoga, suatu saat nanti. Kapan? Itu tidak bergantung pada saya. Tetapi saya ingin masuk lingkaran tim nasional Prancis," tegasnya.

Sumber: Metro  

Intip Posisi MU Musim Lalu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel