Terbukti Bikin Petani Naik Kelas, Erick Thohir Bakal Kenalkan Program Makmur

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri BUMN, Erick Thohir akan meluncurkan program baru untuk membantu para petani agar bisa naik kelas. Adapun program ini nantinya diberi nama Program Makmur.

"Kita baru meluncurkan Program Makmur tunggu 3 bulan lagi jadi nggak bisa jawab sekarang nanti tiga bulan lagi," kata Erick Thohir dalam Talkshow Bangkit Bersama, Selasa (28/9/2021).

Erick mengatakan, Program Makmur tersebut merupakan kerja sama antara bank-bank Himbara dengan Pupuk Indonesia.

Nantinya Pupuk Indonesia bakal memberikan pupuk secara ontime serta bibit secara baik. Sementara Himbara akan melakukan pendampingan.

"Tetapi nanti hasil daripada ini yang sekarang saya lagi kaji dia supaya jangan mengecewakan para petani kasih waktu 3 bulan nanti kita presentasi lagi," kata Erick.

Seperti diketahui, Program Makmur ini terdiri dari berbagai aspek. Mulai dari pengelolaan budidaya tanaman berkelanjutan, informasi dan pendampingan budidaya pertanian, digital farming dan mekanisme pertanian.

Selanjutnya ada juga akses permodalan dan perlindungan risiko pertanian serta adanya offtaker atau jaminan pasar bagi petani.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Erick Thohir Ajak Petani Lebih Sejahtera Lewat Program Makmur

Menteri BUMN Erick Thohir melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (19/9/2021). (Dok Kementerian BUMN)
Menteri BUMN Erick Thohir melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (19/9/2021). (Dok Kementerian BUMN)

Dalam rangka meningkatkan produktivitas dan penghasilan petani, Menteri BUMN Erick Thohir terus mendorong pelaksanaan program Makmur PT Pupuk Indonesia (Persero). Program yang diluncurkan pada Agustus 2021 ini akan diimplementasikan secara nasional.

Kali ini, program Makmur akan diimplementasikan di Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Luas lahan yang akan mengikuti program ini adalah 100 hektar dengan komoditas padi.

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga mengatakan bahwa para petani di Karawang harus mengikuti program Makmur karena memiliki banyak manfaat, yaitu meningkatkan produktivitas dan penghasilan petani.

"Saya hari ini ke sini mau ketemu bapak-bapak, ingin tahu program ini apa saja yang perlu disempurnakan. Karena kan targetnya pak Erick Thohir ini sampai 4 juta hektar, supaya program ini bisa di mana-mana," kata Arya saat berdialog dengan petani Rawamerta, Kabupaten Karawang, Kamis (23/9).

Arya mengatakan bahwa melalui program Makmur pemerintah memberikan ekosistem lengkap yang bertujuan meningkatkan produktivitas hingga pengasilan petani. Ekosistem di sini menghubungkan petani dengan pihak project leader, asuransi, lembaga keuangan, teknologi pertanian, pemerintah daerah, agro input, dan offtaker.

Lebih lanjut Arya menilai bahwa keharusan petani tergabung dalam program Makmur lantaran Karawang merupakan lumbung padi nasional.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel