Terbungkus Kamuflase, Hyundai Stargazer Uji Jalan di Indonesia

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah mobil berbalut kamuflase yang diduga Hyundai Stargazer tertangkap kamera tengah uji jalan di Indonesia. Di bagian belakang tertera pelat nomor B 9058 XNZ.

Model yang akan menjadi rival pemain lawas macam Toyota Avanza, Mitsubishi Xpander, Suzuki Ertiga ini tampak berdimensi besar.

Banyak yang menerka wujud asli melalui rendering berdasar spy shot. Pastinya kap depan terlihat landai serta grille seolah terinspirasi gaya Hyundai Staria.

Adanya kendaraan tes jalan menjadi sinyal kuat model ini akan segera dijual di Indonesia. Lantas penamaan Stargazer juga sudah terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham.

Jika Hyundai Stargazer betul masuki segmen low MPV. Setidaknya mesin tersuguh pakai jenis bensin 1,5 liter N.A sanggup menghasilkan tenaga 115 PS dan torsi maksimal 144 Nm. Enjin ini sama, seperti yang dipakai Kia Sonet maupun Hyundai Creta.

Opsi lain berupa diesel 1,5 liter, memberi daya 115 PS plus torsi 250 Nm. Atau dugaan selanjutnya, menggunakan mekanikal pacu 1,4 liter turbo berdenyut 140 PS dan momen puntir maksimal 242 Nm.

Masih banyak kemungkinan lain yang bisa dipakai pabrikan berlogo H miring ini. Pemacu bensin turbo 2,0 liter tertanam di Alcazar serta Elantra boleh jadi alternatif. Pilihan transmisi manual maupun otomatis dimungkinkan, sesuai dengan model terbaru Hyundai.

Lantaran Hyundai sekarang di bawah kendali prinsipal langsung dari Korea Selatan. Strategi lewat produk baru sepertinya terus dilancarkan. Yakni agar dapat memanfaatkan kesempatan untuk mencari pembeli MPV berbasis keluarga tujuh penumpang.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Kemungkinan Muncul di GIIAS 2021

Hyundai Stargazer dirancang agar mengantongi segala akomodasi famili. Ia memiliki lampu ekor LED yang berorientasi vertikal, stop lamp dipasang tinggi.

Bentuk rumah kaca besar agar memastikan kabin lapang nan nyaman bagi penghuninya. Garis atap agak sedikit miring, kaca depan melandai serta bagasi besar.

Pencahayaan di depan tampak mengandalkan lampu LED empat titik. Kisi-kisi diguyur cat gelap, bukan berpola jaring-jaring. Melainkan garis oval kecil.

Dalam gambar spy shot, front over hang (jarak roda dan bumper depan) tampak pendek sekali. Fender dibuat tak menonjol, atap polosan tanpa panoramic sunroof. Lalu pelek berpola kelopak dwiwarna sekitar 16 inci.

Untuk diketahui, mereka mengajukan nama dagang Stargazer pada November 2020 dengan nomor DID2020072199. Dokumen didaftarkan oleh Hyundai Motor Company, beralamat di Heolleung-ro, Seocho-gu, Seoul, Republic of Korea.

Jika mereka ingin menjual sebuah produk, dipastikan merek harus sudah terpatenkan. Kemudian pabrik di Cikarang siap memproduksi kendaraan akhir tahun ini.

Kans Stargazer masuk jalur produksi diyakini mulai awal tahun depan. Tinggal menunggu waktu saja. GIIAS November 2021 juga bisa dijadikan kesempatan tampil perdana.

Sumber: Oto.com

Infografis 3 Manfaat Tidur Cukup Cegah Risiko Penularan Covid-19

Infografis 3 Manfaat Tidur Cukup Cegah Risiko Penularan Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis 3 Manfaat Tidur Cukup Cegah Risiko Penularan Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel