Terdampak Limbah, Warga di Perumahan Manajer Raffi Ahmad Demo

Rochimawati, Sherly (Tangerang)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Ratusan warga yang tinggal di Perumahan Grand Puri Asih, Kadu Jaya, Curug, Tangerang menggelar aksi unjuk rasa di PT Multi Sarana Sakti, Curug, Sabtu, 8 Agustus 2020.

Aksi itu sebagai bentuk protes warga, setelah pemukiman tempat tinggal mereka terdampak limbah pabrik peleburan besi tersebut. Bahkan, rumah dari manajer Raffi Ahmad pun, turut terdampak.

"Dampak paling parah yang kita dapat itu polusi asap, karena partikel polusi besi sudah jelas sekali terlihat kalau pas pagi hari, tertempel di lantai dan halaman rumah kami," kata Ketua RT 04/07, Suratmin.

Tidak hanya soal polusi udara, warga juga memprotes adanya pencemaran air, di mana air yang berada di perumahan warga kerap kali menjadi warna kuning.

Baca juga: Riset Pakar: Waktu Terbaik Aktivitas Seks Pukul 07.30 Pagi

"Di lingkungan kami ini ada rawa, dan setiap hujan air yang ada di rawa itu meluap ke area pemukiman yang ada dilingkungan kami dan jadi warna kuning, lalu ketika airnya surut, warna kuning itu menempel di dinding rumah kami, ditambah berbau. Kami tentu khawatir, karena bisa berdampak ke kesehatan," ujarnya.

Adanya hal tersebut warga meminta pertanggungjawaban dari pihak pabrik, karena pemukiman kami sangat terdampak dari limbah pabrik ini.

"Kami minta tanggung jawabnya ke lingkungan kami, kami tidak minta produksi dihentikan, atau pabrik ditutup, tapi kami minta agar pabrik bisa melihat dampaknya dan memperbaiki sistem pembuangan limbahnya," ungkapnya.