Terdampak Longsor, Jalan Utama Bandung-Subang di Ciater Macet

Merdeka.com - Merdeka.com - Tebing di pinggir Jalan Raya Tangkuban Parahu Subang yang merupakan jalur utama dari daerah Bandung menuju Subang, Jawa Barat, Senin, mengalami longsor hingga sempat menyebabkan kemacetan lalu lintas.

Koordinator Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat Hadi Rahmat mengatakan lokasi longsor tepatnya di Kampung Dauan, Desa Ciater, Kabupaten Subang, pada Senin siang menjelang sore.

"Penyebab kejadian yakni hujan dengan intensitas tinggi di daerah Kabupaten Subang dan sekitarnya," kata Hadi di Bandung, Jawa Barat, Senin (2/5).

Dampaknya, kata dia, fasilitas umum yakni jalan penghubung Subang dan Bandung tertimbun longsor hingga menutupi setengah jalan. Namun ia memastikan tidak ada korban luka maupun jiwa dalam bencana longsor tersebut.

Selain itu, longsor itu pun menimpa tiang rambu-rambu jalan hingga tercabut dari tanah. Petugas BPBD dan warga setempat juga terus berupaya membersihkan lumpur dari jalan.

"Hingga kini petugas di lokasi masih melakukan pembersihan material lumpur dari longsoran tersebut," ujar Hadi seperti dilansir dari Antara.

Ia mengatakan BPBD Jawa Barat terus berkoordinasi dengan BPBD Subang untuk mengantisipasi bahaya di lokasi tersebut.

"Pihak kepolisian dan tim BPBD di lokasi juga mengatur lalu lintas dengan sistem buka tutup," tutupnya.

Jalan Kembali Normal

Polres Subang memastikan Jalan Raya Tangkuban Parahu-Subang, di kawasan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, yang dilanda longsor sudah bisa kembali dilintasi kendaraan.

Kapolres Subang AKBP Sumarni memastikan polisi sudah ada di lokasi untuk menangani arus lalu lintas kendaraan akibat longsor. Adapun jalur tersebut merupakan akses utama dari Bandung menuju Subang, tepatnya di Kampung Dauan, Desa Ciater.

"Itu di dekat Tugu Simpang Dua Anak Cukup, namun sudah ada petugas dan sekarang jalan sudah bisa dilalui," katanya.

Selain itu, menurutnya jalan tersebut sudah bisa dilalui oleh dua arus lalu lintas, baik yang ke arah Subang, maupun ke arah Bandung. [fik]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel