Terdampak Pandemi Corona, Matahari Tutup 7 Gerai Besar

Raden Jihad Akbar, Reza Fajri
·Bacaan 1 menit

VIVA – PT Matahari Department Store Tbk menyatakan telah menutup sejumlah gerainya. Penutupan itu salah satunya diakibatkan masih merebaknya COVID-19.

Chief Executive Officer dan Wakil Presiden Direktur Matahari Department Store Terry O'Connor mengungkapkan, sepanjang tahun ini tujuh gerai format besar dan seluruh gerai khusus Matahari ditutup. Kemudian ada pula tiga gerai format besar dibuka.

"Pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung mempercepat penutupan gerai-gerai yang berkinerja kurang baik, sejalan dengan upaya Matahari dalam restrukturisasi bisnis," kata Terry dalam rilisnya yang dibagikan di situs BEI, Jumat, 23 Oktober 2020.

Baca juga: SKK Migas Ungkap 9 Stimulus yang Bisa Genjot Investasi Hulu Migas

Dia menjabarkan, saat ini Matahari mengoperasikan 153 gerai di 76 kota di seluruh Indonesia. Perseroan berniat untuk mengakhiri tahun ini dengan portofolio sekitar 150 gerai format besar yang menguntungkan.

O'Connor menjelaskan, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) juga turut menyebabkan Matahari menutup beberapa gerainya untuk sementara. Pihaknya juga melakukan sejumlah pengetatan biaya.

"Semua rencana pemulihan kami berjalan sesuai rencana, namun peningkatan kunjungan ke gerai kami tertahan oleh PSBB pada September 2020," ujar dia.

Untuk mengurangi dampak pandemi, pihaknya juga menjalankan pengetatan biaya. Termasuk upaya negosiasi untuk memperoleh keringanan sewa, yang menghasilkan penurunan beban operasional sebesar 26,2 persen pada kuartal III dan 29,3 persen pada periode Januari sampai dengan September. (ase)