Terdampak Pandemi, Mahasiswa Indonesia Timur di DKI Didatangi Polisi

·Bacaan 2 menit

VIVA – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memberikan sebanyak 250 paket bantuan sembako kepada mahasiswa perantauan Indonesia Bagian Timur yang terdampak COVID-19 di Universitas Tama Jagakarsa, Jakarta Selatan dalam rangkaian Hari Bhayangkara ke-75.

Pemberian bantuan tersebut secara simbolis dilakukan Kepala Biro Reformasi Birokrasi Polri Asisten Kapolri bidang Perencanaan dan Anggaran (Srena) Brigjen I Wayan Sunartha kepada perwakilan mahasiswa, Selasa, 29 Juni 2021.

"Pada hari dalam rangka hari bhayangkara ke-75, kami dari perwakilan kepolisian melaksanakan berbagi kasih untuk seluruh warga masyarakat, khususnya adik-adik mahasiswa dari wilayah Indonesia Timur yang melaksanakan tugas belajar di Jakarta, kegiatan ini bakti sosial ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya sebagai rangkain HUT Bhayangakara," ujar I Wayan saat konferensi pers.

Brigjen I Wayan Sunartha mengatakan dalam kondisi pandemi saat ini banyak masyarakat yang mengalami kesulitan, terlebih mahasiswa perantau yang jauh dari keluarga dan tidak bisa pulang kampung karena adanya pembatasan di beberapa wilayah yang terdampak COVID-19. Ia berharap bantuan ini bisa bermanfaat dan meringankan beban para mahasiswa, serta mengimbau para mahasiswa untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

"Semoga dukungan bantuan ini bermanfaat bagi adik-adik semuanya dalam rangka melaksanakan proses belajar mengajar dan tentunya kami mengimbau agar para mahasiswa agar mematuhi protokol kesehatan seperti, memakai masker, selalu jaga jarak dan rajin mencuci tangan," ujarnya.

Sementara itu, salah satu perwakilan mahasiswa yang menerima bantuan, Roy menyampaikan terimakasihnya kepada Polri yang telah memberikan perhatian kepada mahasiswa perantauan Indonesia Bagian Timur.

Ia menuturkan banyak keluarga dari mahasiswa daerah yang perekonomiannya terdapak COVID-19, hal tersebut tentunya berpengaruh kepada mahasiswa perantau dalam menjalankan kehidupan sehari-hari dan memenuhi kebutuhan pendidikannya.

"Saya sangat berterima kasih kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang telah memperhatikan kami sebagai anak rantau, bantuan ini sangat bermanfaat untuk kami. Kami juga merasa ekonomi orang tua kami mengalami permasalahan pada era COVID-19 ini, bahkan banyak dari kawan-kawan saya juga yang terkendala biaya kampus," ujar Roy.

Untuk diketahui, peringatan Hari Bhayangkara ke-75 ini mengusung tema 'Transformasi Polri yang Presisi mendukung percepatan penanganan COVID-19 untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi nasional menuju Indonesia maju'. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan hingga 9 September 2021 nanti.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Istiono akan berperan sebagai Ketua Panitia Baksos Serentak Hari Bhayangkara ke-75. Istiono mengatakan, penerima bantuan sembako adalah masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19.

Total ada 272.662 paket sembako dan 272.662 botol hand sinitizer, serta 2.521.815 masker yang akan dibagikan ke masyarakat. Bantuan tersebut diberikan kepada lintas golongan.

"Yaitu yatim piatu, fakir miskin, kaum dhuafa, panti jompo, panti asuhan, panti sosial, ojek pangkalan, sopir, kaum disabilitas, Purnawirawan Warakawuri TNI-Polri, tenaga medis, UMKM terdampak pandemi dan masyarakat lain yang sangat membutuhkan," ujar Istiono dalam pembukaan baksos serentak di Lapangan Bhayangkara, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 25 Juni 2021.

Baca juga: Kapolri Perintahkan Jajarannya Buka Gerai Vaksin Tanpa Syarat Domisili

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel