Terdampar di Pantai Minahasa Selatan, Ini Akhir Sedih dari Lumba-Lumba 5 Meter

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Seekor lumba-lumba dengan panjang 5 meter terdampar di pesisir pantai Desa Lopana, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, pada Rabu (5/10/2021). Keberadaan lumba-lumba seberat tiga ton ini menghebohkan warga setempat.

Sejumlah nelayan pun pertama kali melihat keberadaan lumba-lumba itu berusaha mengembalikan hewan tersebut ke lautan lepas. Namun karena ukurannya yang terlalu besar, usaha mereka untuk melepaskan kembali ke laut pun tidak berhasil.

TERKAIT: Heboh! Maskapai Penerbangan Ini Angkut Lumba-lumba untuk Sirkus

TERKAIT: Seekor Anjing Menemani Lumba Lumba Berenang Setiap Hari

TERKAIT: 10 Tempat untuk Berjumpa Lumba-lumba di Alam Indonesia

Para nelayan akhirnya menghubungi pemerintah desa setempat untuk menangani hal ini. Pihak pemerintah desa langsung datang dan menghubungi pihak terkait, seperti Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Minahasa Selatan untuk menyelamatkannya.

"Lumba-lumba ini sudah terdampar sejak pukul jam 06.00 Wita," ungkap Kepala Desa Lopana Benyamin Polii.

Dilakukan berbagai upaya

Ilustrasi lumba-lumba (dok. Pixabay.com/webidrole/Putu Elmira)
Ilustrasi lumba-lumba (dok. Pixabay.com/webidrole/Putu Elmira)

Benyamin Polii berhadap adanya solusi untuk penyelamatan lumba-lumba karena pihaknya terus berusaha melakukan upaya tersebut. Namun kondisi lokasi yang sulit dan bobot lumba-lumba yang besar membuat upaya penyelamatan lumba-lumba menjadi terhalang.

Jarak antara terdamparnya ikan dengan air laut sekitar 75 meter. Sayangnya, lumba-lumba terebut tidak dapat tertolong meski telah dilakukan berbagai upaya.

Simak video berikut ini

#elevate women

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel