Terduga Pelaku Penganiayaan dan Penelanjangan Wanita di Makassar Ditangkap di Poso

Merdeka.com - Merdeka.com - Personel Kepolisian Resor Kota Besar Makassar menangkap empat pelaku penganiayaan dan penelanjangan terhadap seorang wanita berinisial A di Hotel Jolin. Keempat pelaku ditangkap di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada pukul 3.00 Wita, Minggu (19/6).

Kepala Kepolisian Sektor Panakkukang, Komisaris Abdul Azis membenarkan pihaknya telah menangkap empat terduga pelaku penganiayaan terhadap seorang wanita berinisial A. Keempat tersangka ditangkap saat melintasi Poso, perbatasan Sulsel dan Sulteng.

"Sudah (ditangkap). Tapi (pelaku) masih dalam perjalanan sementara di Kabupaten Wajo dari Poso," ujarnya.

Dia membeberkan identitas empat terduga yakni D, N, K dan T. Azis mengaku belum mengetahui motif keempat pelaku melakukan penganiayaan terhadap A.

"Yan laki-laki diduga yang ambil gambar. Belum diinterogasi sedalam-dalamnya, tapi dari empat itu sdh (ditangkap)," tuturnya.

Saat ditangkap, keempat pelaku tidak melakukan perlawanan. Penangkapan keempat pelaku dibantu jajaran Polres Poso.

"Saat ditangkap tidak ada perlawanan, kami koordinasi dengan Polsek Pendolo sekitar batas Lutim (Luwu Timur) dengan Poso disuruh cegat di situ," ucapnya.

Keempat pelaku terancam dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiyaan. Dia menyebut kemungkinan pasal yang dijerat bisa bertambah tergantung pemeriksaan.

Kronologi Penganiayaan dan Penelanjangan

Sebelumnya, Polisi telah menerima laporan seorang perempuan korban penganiayaan dan penelanjangan berinisial A yang viral di media sosial (medsos). Korban telah diperiksa dan divisum.

"Korban inisial A. Sudah melapor, makanya kita tahu jalan ceritanya karena dia sudah diperiksa dan BAP ( berita acara pemeriksaan) serta udah divisum," kata Azis saat dihubungi melalui telepon, Sabtu (18/6).

Azis menjelaskan kronologi penganiayaan terjadi karena korban meminjam baju milik salah satu terlapor. Tetapi karena baju tersebut hilang, membuat terlapor naik pitam dan menganiaya korban

"Itu kan awalnya ada tiga baju sama teman sendiri. Ini mereka berteman, dia sebelum itu pinjam baju si pelapor ini dan akhirnya dia tagih mau ambil bajunya, terus korban bilang hilang," tuturnya.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, saat itu terlapor meminta ganti atas baju yang hilang tersebut. Tetapi karena korban tidak memiliki uang membuat terlapor naik pitam.

"Akhirnya dia (terlapor) tahu kalau si korban ada di hotel itu malam. Nah, dia datang bersama temannya dan dia ketuk pintu sama temannya, dan dia (korban) ada di dalam," bebernya.

"Akhirnya tanpa tanya-tanya (korban) langsung dipukuli sama salah satu tersangka atau terlapor dan akhirnya temannya ikut-ikut (memukul)," sebutnya.

Kini polisi sedang memburu 4 terlapor tersebut. Ia mengungkapkan terlapor saat ini berada di luar Kota Makassar.

"Titiknya sudah kami ketahui. Mudah-mudahan segera kami dapat," tegasnya.

Selain memeriksa korban, polisi juga sudah mengambil CCTV Hotel Jolin. CCTV nantinya untuk melengkapi BAP dan juga keterangan dari terlapor. [noe]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel