Terduga Teroris Masuk Mabes Polri, Polda Banten Perketat Markasnya

Agus Rahmat, Yandi Deslatama (Serang)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Paska penerobosan oleh terduga teroris ke dalam Markas Besar Polri, di Jalan Trunojoyo Jakarta Selatan pada Rabu sore sekitar 16.30 WIB, membuat Kepolisian Daerah atau Polda Banten memperketat penjagaan di markas komando (mako).

Kapolda Banten, Irjen Pol Rudy Heriyanto sudah meminta seluruh jajarannya meningkatkan pengamanan dan penjagaan di Mapolda Banten, Mapolres hingga Mapolsek.

"Sudah saya perintahkan Mako Polda, Polres dan Polsek agar siaga penuh," kata Kapolda Banten, Irjen Pol Rudy Heriyanto, melalui pesan elektroniknya, Rabu 31 Maret 2021.

Baca juga: Mabes Polri Diserang Orang Tak Dikenal, Langsung Ditembak

Jenderal bintang dua itu memerintahkan jajarannya, memeriksa setiap orang yang masuk ke kantor polisi. Pemeriksaan dilakukan terhadap barang bawaan serta tujuan kedatangan.

"Perketat pengamanan orang masuk mako (markas komando)," terangnya.

Persenjataan juga disiagakan di pos penjagaan dan gerbang masuk. Setiap personel Polri yang berjaga di mako dan tugas patroli, di wajibkan menggunakan body vest sebagai pelindung tubuh.

Akses keluar masuk pengunjung Mapolda Banten hingga seluruh polres dan polsek, dilakukan melalui satu gerbang untuk memudahkan pemeriksaan dan pengawasan.

"Melaksanakan one gate system, body system, petugas jaga gunakan body vest, persenjataan di siagakan," jelasnya.

Dilaporkan tampak sesosok yang disebut terduga teroris itu sudah dilumpuhkan dan tergeletak di depan pintu gerbang, sebagaimana dilansir tvOne pada Rabu, 31 Maret 2021.

Baku tembak yang terjadi sore ini dilaporkan berada di bagian pintu belakang Mabes Polri. Walau di video masih hanya ada satu sosok namun polisi sedang melakukan penyisiran intensif.

Belakangan diduga sesosok terduga teroris adalah seorang perempuan. Namun masih menunggu konfirmasi dari polisi.