Terendam Banjir, Jalur Pantura Semarang-Demak Nyaris Lumpuh

Syahrul Ansyari, antv/tvOne
·Bacaan 1 menit

VIVA - Jalur pantura yang menghubungkan Kota Semarang, Demak, Kudus, ke arah Surabaya hari ini nyaris lumpuh. Jalur sepanjang hampur 1 kilometer terendam banjir hingga ketinggian satu meter.

Intesitas hujan yang cukup tinggi di Kota Semarang beberapa hari terakhir, menyebabkan debit air di sungai dan saluran meningkat dan meluap ke jalan. Ditambah lagi wilayah ini sering tergenang rob.

Kondisi tersebut menyebabkan kondisi lalu lintas tersendat dan macet lebih dari 2 kilometer. Titik paling parah berada di terowongan Kaligawe bawah jalan tol yang terendam sekitar 50 sentimeter-1 meter.

Baca juga: Jakarta Banjir, Politikus PDIP: Kita Malu dengan Semarang

Puluhan sepeda motor yang nekat melintasi genangan pun mogok. Adri, warga Semarang yang lewat di area banjir, mengatakan banjir baru menggenang cukup tinggi Jumat siang, 5 Februari 2021.

“Ketika melintas sini jalan Kaligawe lalu lintas sangat padat, macet memanjang dari titik sentralnya di terowongan tol, ya terpaksa putar balik dan cari jalan alternatif daripada mogok,” kata Adri sambil memutar sepeda motornya.

Ia tak berani melanjutkan perjalanan di jalan Kaligawe marena melihat ada bus juga yang terjebak.

Sementara, sopir bus dan truk dari arah Demak banyak yang terjebak macet. Bahkan jarak yang harusnya bisa ditempuh 15 menit, jadi molor hingga 2 jam.

"Macet dari pertigaan Bangetayu, ya terpaksa tetap lewat sini karena harus ke gudang di Jalan Kaligawe," kata Imran, sopir mobil box.

Sebagian lainnya memilih lewat jalan lingkar bangetayu meski memutar 4 kali lipat.

Laporan: Teguh Joko Sutrisno/ tvOne