Tergeletak di Pinggir Jalan, Lansia Dikira Meninggal Ternyata Mabuk Berat

Merdeka.com - Merdeka.com - Warga Desa Pengadegan, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga, dihebohkan dengan penemuan seorang lansia yang tergeletak di pinggiran jalan raya, Jumat (13/5) malam. Laki-laki berusia 65 tahun ini ditemukan terkulai tak sadarkan diri.

Kapolsek Pengadegan, AKP Susilo mengatakan warga setempat yang pertama kali menemukan mengira lansia itu telah tewas. Setelah polisi melakukan pemeriksaan di lokasi, baru diketahui lansia tersebut ternyata tidak meninggal.

Lansia tersebut tak sadarkan diri akibat mabuk minuman keras.

"Saat dilakukan pemeriksaan kondisi lansia tersebut masih hidup. Namun dari mulutnya tercium bau alkohol. Diduga lansia tersebut dalam kondisi mabuk minuman keras," kata kapolsek.

Dari pemeriksaan fisik diketahui kondisi badan pria tersebut tidak terdapat luka-luka. Kondisi baju sangat kotor dan dari mulut korban tercium bau alkohol. Lansia tersebut juga sulit diajak berkomunikasi karena berbicara ngelantur.

"Kami evakuasi dan antar lansia tersebut hingga ke rumahnya," jelasnya.

Lansia tersebut berinisial RS alias Kancil (65), warga Desa Tetel Kecamatan Pengadegan. Dari keterangan pihak keluarga RS diketahui sering meminum minuman keras apabila sedang alami masalah.

Saat dalam kondisi mabuk ia tidak dapat pulang ke rumah hingga tergeletak di pinggir jalan lantas ditemukan oleh warga. [rhm]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel