Terima APD COVID-19, PMI gencarkan vaksinasi di Bangka Belitung

·Bacaan 1 menit

Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menerima bantuan alat pelindung diri (APD) dari PMI pusat guna menggencarkan vaksinasi COVID-19 bagi warga desa di daerah berjuluk "Negeri Serumpun Sebalai" itu.

"APD yang kita terima ini akan didistribusikan lagi ke PMI kabupaten/kota yang melaksanakan vaksinasi COVID-19," kata Ketua PMI Provinsi Kepulauan Babel Abdul Fatah saat menerima bantuan APD COVID-19 di Pangkalpinang, Sabtu.

Ia mengatakan bantuan APD COVID-19 dari PMI pusat seperti baju hazmat, masker, kacamata dan oxygen konsentrator itu akan dipergunakan tenaga yang terlibat dalam pelaksanaan vaksinasi bagi warga desa yang belum mendapatkan vaksinasi COVID-19.

“Jika tak ada hambatan, Januari 2022 ini kita akan turun ke lapangan untuk menyasar warga desa yang belum mendapatkan pelayanan vaksin COVID-19," katanya.

Menurut dia dalam kegiatan vaksinasi COVID-19, PMI bekerja sama dengan BKKBN Babel melalui kader-kader mereka yang ada di desa-desa. Selain itu, PMI Babel juga menggandeng PMI kabupaten/kota.

"Teknis pelaksanaannya diserahkan ke masing-masing PMI kabupaten/kota dan diharapkan melalui kegiatan ini dapat meningkatkan capaian vaksinasi masyarakat desa yang masih cukup rendah," katanya.

Abdul Fatah juga selaku Wakil Gubernur Babel menyatakan angka terakhir capaian pelaksanaan vaksinasi di Babel hingga Sabtu (1/1) 2022 sebanyak 78,62 persen dan seluruh kabupaten/kota di Babel sudah diatas 70 persen pencapaiannya.

"Alhamdulillah, capaian vaksinasi sudah mencapau 78,62 persen dan diharapkan masyarakat yang belum vaksin untuk segera vaksinasi, guna meningkatkan kekebalan tubuh dari virus corona itu," demikian Abdul Fatah.

Baca juga: Pemprov Babel gencarkan razia warga belum vaksinasi cegah Omicron

Baca juga: PMI Babel bagikan 7.000 masker ke warga terdampak asap

Baca juga: Babel terapkan vaksinasi COVID-19 sistem "jemput bola"

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel