Terima Bantuan dari Jokowi, Pedagang di Denpasar Pakai untuk Kembangkan Usaha

Merdeka.com - Merdeka.com - Sejumlah pedagang yang biasa berjualan di Pasar Kreneng, Kota Denpasar, Bali mendapat bantuan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Salah satu penerima bantuan, Wayan Sariadi yang kesehariannya menjual nasi kuning mengaku senang dan berterima kasih. Bantuan yang diberikan akan digunakan untuk menambah modal usaha.

"Senang dan berterima kasih, dan akan digunakan untuk menambah modal usaha," kata Wayan Sariadi di Denpasar.

Hal senada juga disampaikan Wayan Noviani yang memiliki usaha sembako. Dia mengaku bantuan ini sangat membantu. Bantuan ini juga akan dipergunakan untuk menambah modal guna mengembangkan usaha.

"Akan digunakan untuk nambah modal, sehingga bisa mengembangkan usaha," ujarnya.

Dalam kunjungannya yang berlangsung pada Rabu kemarin, Jokowi ditemani oleh Ibu Negara, Iriana Joko Widodo, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Bali Wayan Koster, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dan sejumlah pejabat lainnya.

Tiga jenis bantuan yang diberikan Jokowi yakni bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada penerima manfaat di Kecamatan Denpasar Utara, Bantuan Modal Kerja (BMK) kepada 100 orang penerima dan BLT Minyak Goreng kepada 100 orang penerima. Selain itu terdapat dua orang penyandang disabilitas yang diberikan bantuan tongkat adaptip, kursi roda dan modal usaha.

Sementara, I Gusti Ngurah Jaya Negara berharap dengan adanya bantuan dari Jokowi dapat menjadi motivasi dan semangat bagi masyarakat, khususnya pedagang untuk terus berusaha. Hal ini terlebih di masa pandemi saat ini.

"Tentu atas bantuan sosial yang diberikan kami mengucapkan terima kasih, dan ini diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat bagi pedagang untuk terus berusaha, berkembang dan tumbuh, meski di masa sulit saat ini," jelasnya. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel