Terima Hibah Mesin Braille, Mensos Risma Akan Bantu Anak Tunanetra Mandiri

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Risma akan membantu kaum disabilitas tunanetra, khususnya anak-anak untuk bisa belajar.

Hal ini disampaikan usai pihaknya mendapatkan hibah satu unit mesin braille embosser degan fitur suara dari Institut Teknologi Telkom (ITT) Surabaya pada Jumat 7 Mei 2021.

"Hibah mesin Braile membantu anak-anak netra mandiri, mudah belajar, bisa melanjutkan kehidupan serta mengurangi ketergantungan pada orang lain," kata Risma dikutip dari keterangan persnya, Sabtu (8/5/2021).

Dia menuturkan, dengan alat tersebut anak-anak akan bisa mandiri. Karena bisa membaca buku untuk mempelajari berbagai hal keahlian.

"Anak netra bisa mandiri dengan membaca buku dengan tulisan braile tentang belajar ternak, membuat kue, membuat kopi, serta ternak," jelas Risma.

Mantan Wali Kota Surabaya ini juga menjelaskan, dengan mesin tersebut, bisa membuat buku biasa menjadi huruf braile. Sehingga memudahkan untuk membaca.

"Itu menjadi lebih mudah bagi anak-anak netra," kata Risma.

Dilengkapi Fitur Suara

Sementara itu Rektor IT Telkom Surabaya Tri Arief Sardjono menyatakan, kelebihan Mesin Braile Embosser tidak hanya didukung kecepatan 1200 halaman per jam. Mesin tersebut kata dia dilengkapi dengan 14 fitur suara.

"Mesin ini untuk publisher yang didukung kecepatan 1200 halaman per jam dan kelebihan lainnya ada 14 fitur suara dan itu tidak ada di mesin-mesin braile serupa buatan dari luar negeri," katanya.

Dia membeberkan cukup menekan tombol sekali akan keluar suara yang menginformasikan suatu fungsi. Kemudian jika diteruskan sekali lagi maka akan bekerja sesuai dengan suara yang diinformasikan tersebut.

Reporter: Intan Umbari/Merdeka.com

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel