Terima Kunjungan Gerindra, PDIP Kenang Pasangan Mega-Prabowo pada 2009

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - DPP PDIP menerima kunjungan DPP Partai Gerindra di kantor DPP PDIP, pada Selasa (24/8/2021). Membuka pertemuan, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyampaikan pesan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri soal persahabatan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Beliau (Megawati) menegaskan bagaimana persahabatan dengan Pak Prabowo merupakan persahabatan yang benar-benar mencitakan bagaimana Indonesia dibangun mendayagunakan seluruh gotong royong nasional, sehingga kita semakin berdaulat berdikari," ujar Hasto.

Hasto juga menyampaikan kenangannya saat PDIP berkoalisi dengan Partai Gerindra pada Pemilu 2009 atau saat Megawati Soekarnoputri berpasangan Prabowo Subianto sebagai pasangan capres-cawapres.

"Saya pribadi dengan kunjungan ini langsung bernostalgia pada tahun 2009 lalu pasangan Mega-Prabowo saat itu kita bekerja sama," kata dia.

Belajar dari Pemilu 2019

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto memberi keterangan terkait Pemilu 2019 saat jumpa pers di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Selasa (16/4). Kelima, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri memerintahkan jajarannya memenangkan pilpres dan pileg sebagai satu tarikan napas perjuangan. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto memberi keterangan terkait Pemilu 2019 saat jumpa pers di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Selasa (16/4). Kelima, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri memerintahkan jajarannya memenangkan pilpres dan pileg sebagai satu tarikan napas perjuangan. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Dari kerja sama 2009 itu, Hasto belajar banyak hal, salah satunya ada pihak yang menghalalkan segala cara untuk memenangkan Pemilu.

"Kita belajar dari sejarah itu kita belajar juga dengan pemilu 2009 itu ternyata kita bisa melihat ketika demokrasi menghalalkan segala cara dengan manipulasi DPT, demokrasi dengan menjadikan beberapa elemen KPU, sebagai pengurus partai, demokrasi menggunakan bansos sebagai politik elektoral," kata dia.

"Itu menjadi evaluasi bersama dari kedua partai. Sehingga kemudian dari situlah terbangun cita-cita bagaimana demokrasi yang sejati-sejatinya dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat sehingga itu betul-betul dapat diperjuangkan bersama," pungkas Hasto.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel