Terinspirasi Gerakan Indah Burung Enggang, Desainer Andya Kartika Bikin Mukena Seri Nusantara

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Insan seni merayakan HUT ke-76 kemerdekaan Indonesia pada Selasa (17/8/2021). Salah satunya, desainer Andya Kartika, yang meluncurkan mukena seri pertama Nusantara.

Seri pertama Nusantara dari lini mode Saskara ini menampilkan Purak Barik diambil dari nama gerakan pindah tempat burung enggang, sang pemilik paruh besar yang menawan.

Gerakan indah ini terlukis dalam tarian khas suku Dayak. Andya Kartika menjelaskan, Purak Barik adalah bagian pertama dari 34 seri Nusantara yang akan diluncurkannya.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tanggung Jawab Melestarikan

Andya Kartika merilis mukena seri Nusantara Purak Barik. (Foto: Instagram @andya.kartika)
Andya Kartika merilis mukena seri Nusantara Purak Barik. (Foto: Instagram @andya.kartika)

“Mukena menjadi bagian budaya seiring masuknya Islam ke Nusantara,” beri tahu Andya Kartika lewat siaran pers yang diterima Showbiz Liputan6.com, Selasa (17/8/2021).

Lebih lanjut, ia mengatakan para insan seni termasuk desainer punya tanggung jawab melestarikan budaya Indonesia melalui karya. Andya melestarikannya lewat seri Nusantara.

Mengadu Pada Budaya

Andya Kartika merilis mukena seri Nusantara Purak Barik. (Foto: Instagram @andya.kartika)
Andya Kartika merilis mukena seri Nusantara Purak Barik. (Foto: Instagram @andya.kartika)

“Koleksi ini mengacu pada budaya di Nusantara. Semoga masyarakat bisa mengenal kembali kekayaan seni, budaya, dan keragaman hayati Indonesia lewat mukena ini,” Andya berharap.

Disinggung peluncuran seri Nusantara tepat pada 17 Agustus 2021, Andya punya alasan khusus. Ia berharap ini menjadi kado bagi Ibu Pertiwi. Ia pun menyuarakan keragaman.

Ingatkan Kembali Keragaman

Mukena seri Nusantara Purak Barik karya Andya Kartika. (Foto: Dok. Koleksi Pribadi Andya Kartika)
Mukena seri Nusantara Purak Barik karya Andya Kartika. (Foto: Dok. Koleksi Pribadi Andya Kartika)

“Saya ingin mengingatkan kembali keragaman dan kekayaan budaya Indonesia,” kata Andya Kartika seraya mengingatkan, seri Purak Barik bukan akhir melainkan langkah awal.

“Saya akan meluncurkan 33 seri lain, yang berasal dari 33 provinsi di Indonesia. Pemilihan motif, warna, dan bahan jadi pembeda pada setiap seri yang diluncurkan,” imbuhnya.

Purak Barik

Purak Barik menyapa para pencinta seni khususnya mode dengan tiga pilihan warna, yakni Black Onyx, Alabaster Gleam, dan Peach Skin. Kehadirannya diharapkan diterima masyarakat Indonesia.

Menariknya, seri pertama Nusantara ini terinspirasi dari provinsi termuda atau provinsi ke-34 Indonesia, yakni Kalimantan Utara yang memiliki ibu kota Tarakan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel