Terjadi Lagi, Kini Begal Sepeda Beraksi di Puri Indah Raya

Dusep Malik, Foe Peace Simbolon
·Bacaan 2 menit

VIVA – Aksi begal sepeda kembali terjadi di Ibu Kota. Korbannya adalah pria bernama Hendra Gunawan (41 tahun) ketika melintas di Jalan Puri Indah Raya, Kembangan, Jakarta Barat, pada Selasa 27 Oktober 2020 lalu.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Teuku Arsya Khadafi mengatakan semua berawal ketika korban dan temannya berkeliling di Jalan Puri Kencana ke arah Jalan Puri Indah Raya. Dalam perjalanan itu, pelaku begal yang mengendarai sepeda motor berbocengan menghadang. Korban sebenarnya sempat melawan hingga tersungkur dari sepeda.

"Salah satu pelaku memegang badan korban, secara reflek korban langsung memegang tangan pelaku sehingga menyebabkan korban tidak seimbang lalu terpental dan jatuh," ujar dia kepada wartawan, Kamis 29 Oktober 2020.

Pasca kejadian itu, pelaku pun langsung kabur. Sementara itu, pada saat korban beristirahat di depan Gerbang Komplek Puri Indah temannya merekam dan mengirim rekaman video ke Grup WhatsApp dengan maksud kejadian serupa tidak menimpa para pesepeda lain.

"Maksud untuk mengimbau agar pesepeda yang di grup lebih berhati-hati. Namun kejadian tersebut akhirnya viral di media sosial," ujar dia.

Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat bersama Unit Reskrim Polsek Kembangan kemudian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selama kurang lebih 12 jam menyisir lokasi, ternyata handphone Iphone 11 milik korban ditemukan di dalam selokan. Sebelumnya diduga ponsel telah berhasil dibawa pelaku kabur ternyata tidak.

"Kami berhasil temukan handphone korban di selokan sekitar lokasi," katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus ini. Saat ini, kamera CCTV yang disita di sekitar lokasi tengah diperiksa. "Kami masih dalami CCTV nya. Nanti akan kami sampaikan jika sudah lakukan analisa terhadap CCTV tersebut," katanya.

Sebelumnya diberitakan, aktor senior Anjasmara menjadi korban begal saat bersepeda di Jalan Jenderal Sudirman, Senin pagi, 19 Oktober 2020. Polisi pun mengecek lokasi untuk memburu pelaku.

Adapun lokasi kejadian perkara ada di wilayah Kepolisian Sektor (Polsek) Setiabudi dan akan dilakukan pengecekan kamera CCTV yang ada di sekitar lokasi.

"Kami juga mau cek CCTV di lokasi untuk mencari identitas pelaku," ujar Kapolsek Metro Setiabudi AKBP I Made Bayu Sutha saat dikonfirmasi Rabu, 21 Oktober 2020.

Selain itu, Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir (Kadispen Kormar) Letkol Marinir Gugun Saeful Rachman membenarkan insiden percobaan pencurian dengan kekerasan atau pembegalan yang dialami oleh salah seorang prajurit Marinir yang bernama Kolonel Marinir Pangestu Widiatmoko.

Menurut Kadispen Kormar, kejadian percobaan pencurian dengan kekerasan atau pembegalan itu terjadi ketika korban, Kolonel Marinir Pangestu Widiatmoko menjalankan rutinitasnya setiap hari gowes atau bersepeda dari kediamannya yang berlokasi di Cilandak, Jakarta Selatan menuju kantornya Markas Komando Korps Marinir Kwitang, Jakarta Pusat.

"Beliau hampir setiap hari berangkat kerja gowes dari kediamannya di Cilandak ke Mako Kormar Kwitang," kata Letkol Marinir Gugun Saeful Rachman kepada VIVA Militer, Senin, 26 Oktober 2020.