Terjaring Razia, 712 Warga Langsung Disuntik Vaksin di Surabaya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Surabaya - Tim Vaksin Hunter Surabaya menjaring sekitar 712 warga untuk langsung diarahkan mengikuti vaksinasi di titik lokasi yang telah ditentukan.

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Irvan Widyanto menyatakan, kegiatan ini merupakan arahan dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, menginginkan agar warga tetap disiplin protokol kesehatan, meski beberapa sektor usaha mulai beroperasi.

"Di Surabaya mulai diberlakukan tadi malam dan seterusnya dihidupkan lagi Swab dan Vaksin Hunter. Ketika dalam penegakan prokes itu ditemukan ada yang melanggar, maka dia diswab. Dan, kalau belum vaksin, maka dia dilakukan vaksin malam itu juga," ujarnya.

Kepala BPB dan Linmas Kota Surabaya ini menyatakan, kegiatan swab dan vaksin Hunter bakal rutin dilaksanakan. Bahkan, dalam satu pekan, tim ini akan berkeliling maksimal tiga hari.

"Jadi tiga pilar kecamatan itu akan bergerak di masing-masing wilayahnya dibantu dengan Puskesmas. Kita lakukan secara reguler dan rutin," ucapnya.

Menurutnya, Pemkot Surabaya bersama TNI dan Polri akan terus memasifkan percepatan vaksinasi. Nah, salah satu upaya yang saat ini digencarkan adalah melalui giat Vaksin Hunter.

"Bagaimanapun juga percepatan vaksinasi harus terus dilakukan. Karena itu keinginan Pak Wali Kota yang paling utama untuk meningkatkan cakupan vaksinasi," tuturnya.

Mantan Kepala Satpol PP Kota Surabaya ini menyebutkan, tim vaksin Hunter itu jangkauannya luas. Apalagi untuk memasifkan capaian vaksinasi, tim ini dapat mengambil strategi door to door atau mendatangi langsung ke rumah-rumah warga.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Door to Door

"Vaksin Hunter itu cukup luas, bisa juga door to door. Kalau misal ada satu RT belum vaksin, bisa ke sana. Misal dalam satu resto atau unit tertentu mendapati ada yang belum vaksin, maka akan dilakukan vaksin," imbuhnya.

Irvan menyatakan, warga yang terjaring tim swab dan vaksin Hunter, akan diarahkan ke puskesmas terdekat. Namun ke depan, tidak menutup kemungkinan akan memanfaatkan mobil vaksin milik Polrestabes Surabaya.

"Untuk sementara diarahkan ke puskesmas. Tapi ke depan tidak menutup kemungkinan pakai mobil vaksin Polrestabes Surabaya. Sasarannya adalah siapapun yang beraktivitas di luar rmh," ujarnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel