Terjatuh saat Jumping Naik Motor di Lautan Pasir Bromo, Remaja asal Malang Tewas

Merdeka.com - Merdeka.com - Remaja asal Malang mengalami kecelakaan saat jumping bersama sepeda motornya di Lautan Pasir Gunung Bromo. Korban atas nama Ghulam Ahmad Syahrul (18) meninggal dunia akibat luka serius di kepala.

Berdasarkan video yang beredar, korban berkendara tanpa helm meluncur bersama temannya yang juga menggunakan sepeda motor. Namun korban menerjang gundukan tanah hingga membuatnya jatuh terbalik bersama sepeda motornya.

Korban terjatuh bersama sepeda motornya hingga menyebabkan luka serius di bagian kepala. Korban sempat mendapatkan pemeriksaan dari Puskesmas Sukapura, Probolinggo, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Korban Kehilangan Kendali

Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) Sarif Hidayat mengungkapkan, kecelakaan tersebut terjadi Senin (7/11). Lokasi kejadian berada di Lautan Pasir Bromo Gunung Batok, Dusun Cemoro Lawang, Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

"Info dari rekan-rekan di lapangan demikian (terjadi kecelakaan). Kami menyesalkan kejadian tersebut dan ikut berduka," tegas Sarif Hidayat saat dihubungi Selasa (8/11).

Korban diduga tidak menguasai kemudi kendaraan saat berada di wilayah berpasir, sehingga kehilangan kendali. Saat terjatuh diperkirakan kepala korban terbentur batu.

Masyarakat Diminta Hati-Hati

Syarif juga mengingatkan kepada masyarakat untuk berhati-hati di kawasan TNBTS. Sebagian lokasinya memang ekstrem berpasir maupun tebing dengan kemiringannya.

"Wisata TNBTS termasuk wisata khusus, karena selain eksotika, kondisi relatif ekstrem. Oleh karena itu pengunjung diharapkan selalu waspada, hati-hati dan dalam kondisi fisik prima. Tertib dan safety prosedure dalam berkendara sekaligus memahami dan menguasai medan yang ada juga menjadi penting," urainya.

Sikap kehati-hatian dan waspada tersebut diharapkan dapat mengurangi hal-hal yang dapat menyebabkan kecelakaan. [yan]