Terjebak di Hutan, Ustaz Abdul Somad Diselamatkan Prajurit TNI

Bayu Adi Wicaksono
·Bacaan 2 menit

VIVA – Ada sebuah kisah tak terduga dialami Ustaz Abdul Somad ketika melakukan kunjungan amal ke sebuah desa terpencil di pedalaman rimba Sumatera, belum lama ini.

Jadi kisahnya begini, saat itu pada 26 Maret 2021, Ustaz Somad mendatangi Desa Kebun Tinggi yang masuk dalam wilayah Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Ustaz Somad datang untuk membersihkan masjid setempat dan memberikan bantuan peralatan ibadah serta sembako kepada masyarakat setempat.

Karena perjalanan ke lokasi membutuhkan waktu sangat lama akibat medan menuju desa yang sangat ekstrem, akhirnya Ustaz Somad memutuskan menginap di sekitar objek wisata Batu Tilam, yang lokasinya tak jauh dari Desa Kebun Tinggi.

"Dari Payakumbuh jam 10 pagi sampai ke Desa Kebun Tinggi jam 3 sore. Dari Maghrib ke Isya pengajian. Setelah Isya kami tidur di Batu Tilam," kata Ustaz Somad seperti ditulisnya di akun media sosialnya dilansir VIVA Militer, Senin 29 Maret 2021.

Dari malam hujan lebat mengguyur kawasan itu, dan ternyata tanpa disadari oleh Ustaz Somad, hujan telah menyebabkan air sungai meluap dan memutus jalan utama dari dan menuju ke wilayah tersebut.

Hati Ustaz Somad mulai gundah gulana, sebab dengan kondisi itu, mobil yang ditumpangi menuju wilayah itu otomatis tak bisa digunakan. Sebab, memang sungai di sana tidak ada jembatannya. Jadilah keesokan harinya, Sabtu 27 Maret 2021, Ustaz Abdul Somad terjebak di dalam rimba itu.

"Ternyata hujan lebat tadi malam. Air sungai naik. Mobil tidak bisa lewat. Jembatan tidak ada. Kata Pak Kades, air surut besok pagi, mobil bisa lewat. Saya duduk di tepi surau di seberang sungai. Berfikir jauh, bagaimana cara keluar," kata Ustaz Somad.

Dalam kondisi itu, tiba-tiba saja di hadapan Ustaz Somad melintas dua prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Komando Daerah Militer (Kodam) I/Bukit Barisan. kedua prajurit TNI itu mengendarai sepeda motor trail.

Melihat kedua prajurit TNI itu, Ustaz Somad pun menyapanya dan bertanya tujuan mereka. Bak gayung bersambut, ternyata kedua prajurit TNI yang tak lain adalah Bintara Pembina Desa (Babinsa) setempat dalam perjalanan keluar dari wilayah itu.

"Tak lama lewat dua orang berpakaian tentara, ternyata Pak Babinsa. 'Mau kemana pak?', tanya saya ke Pak Babinsa. Beliau jawab, 'Mau pulang ke Pekanbaru'. Saya memohon, 'Bisa saya numpang sampai Lipatkain?'. 'Bisa', jawab Pak Babinsa," kata Ustaz Somad dalam ceritanya.

Akhirnya Ustaz Somad berboncengan dengan satu motor trail prajurit TNI untuk menerobos ganasnya medan rimba Sumatera. Dan Ustaz Somad pun selamat sampai ke wilayah Lipatkain.

Baca: Kapten TNI Tatang Selamatkan Intel Polisi 12 Tahun Menderita Disantet