Terjebak Macet, Jokowi Batal Temui Anak Jalanan

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo batal menemui anak jalanan di Pedongkelan, Kayu Putih, Jakarta Timur, Jumat sore 22 Februari 2013. Rencananya pada pukul 16.00, Jokowi akan berdialog dan memberikan sumbangan kepada 500 anak jalanan dalam acara yang digagas Kementerian Sosial.

"Salam dari Pak Jokowi, beliau tak bisa hadir karena terjebak macet," kata Wali Kota Jakarta Timur HR Krisdianto mewakili atasannya, Jumat, 22 Februari 2013. Krisdianto mewakili Jokowi memberikan sumbangan dua ton beras dan uang tunai Rp 10 juta. "Akan dibagi ke sejumlah rumah singgah," ujarnya. Dia menyampaikan salam dari sang Gubernur. "Pak Jokowi berharap bisa segera bertemu dengan warga," ujarnya.

Menteri Sosial Salim Assegaf tiba di acara ini tepat pukul 16.00 WIB. Namun kehadirannya tidak diikuti Jokowi yang dikabarkan masih menerima tamu di Balai Kota. Ditunggu hingga pukul 17.00 WIB, Jokowi tak kunjung datang, padahal warga sudah antusias menunggunya.

Ratusan warga menunggunya di tengah Lapangan Tanah Merah Kampung Pedongkelan yang dipasangi tenda seluas 10 x 5 meter. "Lain kali semoga bukan hanya bantuannya, tapi juga Gubernurnya," ujar Yadi, 51 tahun, warga Pedongkelan sekaligus pengurus salah satu rumah singgah yang disumbang Jokowi.

M. ANDI PERDANA

Berita terpopuler lainnya:

Inilah Gambar Pornografi Kuno Pertama Dunia

Kode Korupsi Al-Quran: Santri, Pengajian, Murtad

Lapar dan Lelah Menyerang Saat Menanti Presiden

Rumah Pondok Indah Bukan Lagi Rumah

Lima Cara Tampil Cantik dan Irit

Ini Surat Doa Presiden FIFA Kepada Roy Suryo

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.