Terkejut Lihat Konsumsi BBM Honda PCX 160

Krisna Wicaksono
·Bacaan 2 menit

VIVAHonda PCX 160 sudah resmi dipasarkan di Indonesia, sejak beberapa waktu lalu. Motor ini mendapatkan banyak pengembangan dari model sebelumnya.

Pertama dari mesin, kapasitasnya dinaikkan dari 150cc menjadi 160cc. Honda juga memasang teknologi enhanced Smart Power Plus atau eSP+, yang salah satunya adalah penambahan jumlah klep dari dua menjadi empat.

Efeknya, pemakaian bahan bakar menjadi lebih efisien. Tenaga yang dikeluarkan dari mesin tersebut mencapai 15,8 daya kuda dan torsi 14,7 Newton meter.

PT Astra Honda Motor menyebut, bahwa All New PCX memakai rangka dengan desain baru. Kapasitas bagasi tipe CBS dan ABS menjadi 30 liter. Sementara, tangki bensin bisa diisi hingga 8,1 liter.

All New Honda PCX menggunakan ban dengan ukuran berbeda, yakni 14 inci di bagian depan dan 13 inci di roda belakang. Posisi suspensi juga digeser, karena lengan ayun bertambah panjang 1 cm.

Honda memasang fitur Honda Selectable Torque Control, yakni sistem yang bisa menjaga agar roda belakang tidak selip ketika melewati jalanan licin. Ini menjadi skuter matik 150cc Honda pertama yang dipasangi fitur canggih tersebut.

Saat VIVA Otomotif melakukan uji berkendara belum lama ini, tidak banyak perubahan yang dirasakan saat mengendarai PCX 160, jika dibandingkan dengan model sebelumnya.

Fitur HSTC bekerja dengan cara mengurangi tenaga ketika sensor mendeteksi putaran roda belakang lebih cepat dari depan. Yang akan dirasakan pengendara yakni mesin seolah tersendat.

Mengenai akselerasi, motor ini bisa mencapai kecepatan 60 kilometer per jam dalam waktu cukup singkat. Tenaga sangat terasa di putaran bawah dan tengah.

Namun ketika sudah mencapai 100 km per jam, butuh waktu lama sebelum akhirnya bisa mencapai 110 km per jam.

Hasil uji paling menarik ada di bagian konsumsi BBM. Honda Jepang menyatakan bahwa angkanya yakni 53,5 km per liter.

Ketika kami uji dengan kondisi normal di kecepatan 40 hingga 50 km per jam dengan durasi kurang lebih satu jam, angka pada panel instrumen menunjukkan 54,1 km per liter.