Terkesima dengan BCS dan Slemania, Alasan Arthur Irawan Berlabuh di PSS

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Sleman - PSS Sleman dikenal memiliki basis suporter yang besar. Ada Brigata Curva Sud (BCS) dan Slemania. Kedua kelompok suporter tersebut begitu total dalam mendukung perjuangan para penggawa Elang Jawa.

Slemania sebagai kelompok suporter tertua di PSS masih memiliki masa yang cukup besar. Sementara BCS adalah magnet dari PSS saat ini, suporter beraliran ultras kerap menyuguhkan pemandangan menarik, khususnya koreografi dan nyanyian yang luar biasa.

Aksi suporter PSS menjadi penyebab Arthur Irawan jatuh cinta dengan klub tersebut. Hingga saat ini dirinya mewujudkan impian bermain di PSS sejak musim 2020. Ia mengaku faktor suporter yang membuatnya terkesima dan lama mengidamkan bermain di PSS.

"Jadi saya pernah bermain di Stadion Maguwoharjo saat main di Persebaya. Melihat BCS dan Slemania luar biasa. Bagi saya, siapa sih yang tidak mau main dengan dukungan seperti itu. PSS juga punya histori luar biasa, khususnya fans yang begitu besar," terang Arthur Irawan dalam podcast PSS, Selasa (9/2/2021).

"Persija memang tim Ibu Kota dan juga bersejarah bagi saya. Namum keputusan yang sangat tepat saya memilih PSS. Suporter menjadi pemain keduabelas, menjadi penyemangat kami," tegas pemain yang pernah menimba ilmu di La Liga Spanyol bersama Malaga tersebut.

Saking cintanya dengan kedua kelompok suporter setia PSS Sleman, Arthur Irawan juga ikut prihatin dengan kondisi kompetisi yang masih vakum. Selain itu bakal adanya protokol ketat saat pelaksanaan kompetisi nanti bahwa suporter belum diperbolehkan hadir ke stadion.

Baru Sekali

Arthur Irawan (Bola.com/Adreanus Titus)
Arthur Irawan (Bola.com/Adreanus Titus)

Arthur tak sabar ingin mendengarkan dan menyaksikan aksi puluhan ribu BCS dan Slemania yang selalu memadati Stadion Maguwoharjo.

Arthur baru satu kali merasakan atmosfer bermain di Stadion Maguwoharjo di musim 2020, atau sebelum Shopee Liga 1 ditangguhkan akibat wabah virus Corona.

"Kalaupun nanti masih belum diperbolehkan adanya penonton, harus tetap fight dan membanggakan suporter. Fans PSS juga bisa mendukung dari rumah dulu untuk sementara. Demi kebaikan tim dan sepak bola Indonesia," beber pria kelahiran Surabaya, 3 Maret 1993.

"Untuk target pribadi, memberikan yang terbaik untuk PSS Sleman. Meski buat saya target kolektif yang lebih membanggakan, yakni PSS menang dan sampai juara," jelas Arthur Irawan.

Saksikan video pilihan berikut ini: