Terkuak, Ini Pemilik Celurit di Gerbang Tol Slipi

Liputan6.com, Jakarta - Teka-teki pemilik celurit yang tergeletak di Gerbang Tol Slipi 1 terpecahkan. Pemiliknya adalah seorang pelajar berinisial TF alias ADN (16). Celuritnya terjatuh ketika lari tungang-langang menghindari kejaran warga.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru mengatakan, TF adalah salah satu remaja yang ikut tawuran antar kelompok pada Minggu (19/4/2020) kemarin. Saat itu, warga membubarkan kerumunan. Beberapa remaja kocar-kacir berlarian.

TF bersama dengan MRP (16) dan RAP alias RMY (16) kabur dengan mengendarai sepeda motor berbocengan.

"Mereka dengan satu motor melarikan diri sampai dengan lampu merah Slipi putar balik," kata Audie di Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (29/4/2020).

Audie menerangkan, dua di antaranya memilih lari meloncat melintasi pintu Tol Slipi 1. Saat itulah TF alias ADN membuang sebilah celurit yang ditenteng ke dekat palang pintu tol.

"Dia dikejar balik masuk ke pintu tol diteriaki oleh pengamanan di sana dia membuang celurit di situ," ujar dia.

Pernyataan Audie sekaligus meluruskan kabar yang sebelumnya beredar. Awalnya dikira celurit hendak dipakai untuk membegal petugas Tol Slipi. "Jadi bukan pembegalan yang sebenarnya terjadi adalah tawuran antar kelompok remaja,"ucap dia.

Dalam kasus ini, Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat menangkap tiga orang remaja. Satu diantaranya yaitu RAP (16) berstatus sebagai saksi.

"MRP alias RVN dan TF ditangkap karena membawa senpi airsoft gun dan pemilik celurit," ucap dia.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatanya, para tersangka dikenakan Undang-Undang Darurat nomor 12 Tahun 51 ayat 1 dengan ancaman hukuman sampai dengan 20 tahun.

"Satunya lagi dikenakan ayat 2 dengan ancaman hukuman 10 tahun," ujar dia.

 

Amankan Celurit

Sebelumya, Polisi mengamankan sebilah celurit besar yang tegeletak di ruas jalan tol. Penemuan ini mengejutkan penjaga pintu tol. Penjaga tol tak menyangka senjata tajam itu ditinggalkan begitu saja.

"Gede banget saya aja merinding. Kita ngerinya dia balik lagi ambil itunya dia," kata seorang wanita yang ada di dalam video seperti di kutip Liputan6.com, Selasa (21/4/2020).

Suasana itu diabadikan lewat rekaman video berdurasi 00.34 detik. Salah seorang petugas kepolisian dengan sigap mengambil senjata tajam menggunakan plastik merah. Celurit itu pun di masukan ke dalam karung.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: