Terlalu Sering Makan Daging, Inilah 5 Bahaya yang Terkadang Tak Disadari

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Meskipun daging adalah bagian penting dari diet seseorang, makan terlalu banyak daging dapat membahayakan kesehatan Anda.

Ini tidak berarti bahwa Anda harus memotong steak lezat itu dari makan siang Anda sepenuhnya, tetapi ada baiknya untuk diberi tahu tentang apa yang dapat dilakukan oleh asupan protein dari daging yang berlebihan bagi tubuh Anda.

Dilansir dari Bright Side, berikut 5 risiko yang mungkin Anda hadapi jika Anda memanjakan diri dengan terlalu banyak protein.

Menyebabkan Batu Ginjal

Ilustrasi Batu Ginjal Credit: unsplash.com/Robina
Ilustrasi Batu Ginjal Credit: unsplash.com/Robina

Protein hewani memiliki banyak senyawa yang disebut purin. Ini terurai menjadi asam urat, dan jika Anda memiliki terlalu banyak asam ini, Anda bisa mengembangkan batu ginjal.

Anda dapat menghindarinya dengan membatasi konsumsi daging, dan juga dengan minum banyak air.

Mengalami Dehidrasi

Ilustrasi Mengonsumsi Air Putih Credit: pexels.com/Daria
Ilustrasi Mengonsumsi Air Putih Credit: pexels.com/Daria

Karena kelebihan asam urat yang kita bicarakan di atas, Anda bisa merasa lebih haus dari biasanya. Ginjal Anda membutuhkan air untuk mengencerkan limbah beracun, jadi pastikan Anda membawa air setiap saat, di mana pun Anda berada.

Anda Bisa Sembelit

Ilustrasi Sembelit/Freepik.com
Ilustrasi Sembelit/Freepik.com

Makanan berbahan dasar daging memiliki banyak protein, tetapi tidak banyak serat. Anda biasanya mendapatkan serat ini dari buah, sayuran, atau biji-bijian, jadi pastikan Anda memasukkan semua kategori makanan ini ke dalam makanan Anda.

Sembelit dan nyeri saat buang air besar bisa menjadi beberapa tanda pertama bahwa asupan serat Anda terlalu rendah. Jadi, ambil salad itu dan manjakan diri Anda.

Masalah Jantung

ilustrasi kesehatan jantung | unsplash.com/@giulia_bertelli
ilustrasi kesehatan jantung | unsplash.com/@giulia_bertelli

Semakin banyak serat yang Anda konsumsi, semakin terlindungi jantung Anda. Jika Anda kebanyakan makan daging, berarti Anda tidak memiliki tingkat serat yang tinggi.

Daging merah, khususnya, dapat merusak jantung Anda. Ini dapat melipatgandakan risiko masalah yang berhubungan dengan jantung, dan mengandung banyak lemak jenuh. Lemak jenuh meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL).

Mengalami Masalah Rambut dan Kulit

Ilustrasi kulit kering. (dok. Jenna Hamra/Pexels/Dinny Mutiah)
Ilustrasi kulit kering. (dok. Jenna Hamra/Pexels/Dinny Mutiah)

Produk daging jarang mengandung vitamin C. Vitamin C memainkan peran penting dalam pembentukan kolagen, protein yang membuat kulit, rambut, kuku, tulang, dan lainnya, terlihat jauh lebih baik.

Jika Anda melihat perubahan yang tidak menyenangkan pada rambut dan kulit Anda, Anda mungkin perlu mempertimbangkan kembali pola makan Anda dan berhenti makan daging.

Reporter: Lianna Leticia

Saksikan Video Berikut Ini: