Terlibat Narkoba dan Mangkir Tugas, 4 Anggota Polres Metro Tangerang Dipecat

Merdeka.com - Merdeka.com - Empat anggota Kepolisian Resor Metro Tangerang, diberhentikan dengan tidak hormat (PTDH), karena melakukan pelanggaran berat dengan terlibat tindak pidana penyalahgunaan narkotika dan mangkir dari tugas.

Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, menerangkan empat orang anggotanya yang dipecat itu, dipastikan melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika dan lari dari tugas.

"Tiga orang terlibat tindak penyalahgunaan narkoba dan satu anggota karena disersi terkait kedinasan, karena tidak masuk selama 30 hari berturut-turut dan dilakukan secara berulang," terang Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Kamis (27/10) usai apel.

Dia menegaskan, sanksi PTDH tersebut merupakan bentuk dari ketegasan Polri sesuai arahan Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo.

Pemecatan empat anggota Polres Metro Tangerang, itu juga merupakan hasil keputusan berdasarkan hasil Dewan pertimbangan karier Polda Metro Jaya, menyatakan bahwa empat orang tersebut tidak layak untuk meneruskan kariernya sebagai anggota polri.

"Keputusan ini sudah kita terima dan sudah disampaikan kepada keluarga masing-masing," jelas dia.

Adapun empat polisi yang dipecat itu, yakni Brigadir Yerisha Manurung anggota Polsek Sepatan, Briptu Adhytia anggota Polsek Tangerang, Bripka Andi Randika anggota Polsek Benda dan Bripka Sahlani anggota Polsek Ciledug.

Dia berharap sanksi PTDH yang diberikan kepada anggotanya itu, dapat menjadi pembelajaran yang sangat berharga bagi seluruh jajaran agar selalu melakukan pengawasan dan pembinaan kepada anggota supaya tidak terjadi lagi di kemudian hari.

"Saya mengimbau dan mengingatkan kepada seluruh anggota untuk dapat melakukan perubahan dan introspeksi diri. supaya tidak melakukan hal yang dapat merusak citra polri di mata masyarakat," ungkap Zain. [ded]