Termasuk Memphis Depay, 5 Meneer yang Redup di Manchester United

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Raksasa Inggris, Manchester United sudah lama dikenal memiliki banyak pemain beken. Tidak hanya para pemain terbaik dari tanah Inggris, legiun asing pun banyak yang mengenyam sukses bersama tim Setan Merah.

Manchester United juga dikenal sering menggunakan jasa pemain dari Belanda, negeri yang punya tradisi kuat melahirkan pesepakbola berbakat. Bahkan tidak sedikit pemain dari negara tersebut yang mampu menemukan kesuksesan di Old Trafford.

Nama-nama seperti Ruud van Nistelrooy, Edwin van der Sar, dan Robin van Persie turut membantu Setan Merah meraih gelar Premier League. Atau yang terbaru saat ini, Man United saat ini punya Donny van de Beek.

Tapi ternyata juga ada pemain asal Belanda yang tampil tidak sesuai harapan ketika membela The Red Devils. Bahkan ada pemain yang harus ditebus dengan harga yang cukup mahal.

Siapa saja mereka? Berikut ini lima pemain Belanda yang gagal bersinar selama berseragam Manchester United:

vidio:Termasuk Fred, Berikut 4 Pemain Manchester United yang Tampil Mengecewakan Musim Ini

Jordi Cryuff

Anak Johan Cruyff yang juga mantan pemain sepak bola, Jordi Cruyff. (AFP/Lluis Gene)
Anak Johan Cruyff yang juga mantan pemain sepak bola, Jordi Cruyff. (AFP/Lluis Gene)

Jordi Cruyff merupakan putra legenda sepak bola Belanda, Johan Cruyff. Dia bergabung dengan Manchester United dari Barcelona pada musim panas 1996.

Awalnya, Jordi sempat tampil reguler bersama skuat Setan Merah. Sayangnya, cedera lutut merusak karier sang gelandang di Old Trafford.

Selama empat musim bersama Man United, Jordi hanya memainkan 58 pertandingan dengan torehan 8 gol. Dia sempat dipinjamkan ke Celta Vigo sebelum dilepas secara permanen ke Deportivo Alaves pada 2000.

Raimond van der Gouw

Raimond van der Gouw. Kiper Belanda ini berusia 39 tahun, 1 bulan dan 17 hari saat melakoni laga terakhirnya melawan Charlton Athletic, 11 Mei 2002. Selama total 6 musim telah bermain dalam 56 laga dengan mencatat 48 kebobolan dan 26 clean sheet. (AFP/Jonathan Nackstrand)
Raimond van der Gouw. Kiper Belanda ini berusia 39 tahun, 1 bulan dan 17 hari saat melakoni laga terakhirnya melawan Charlton Athletic, 11 Mei 2002. Selama total 6 musim telah bermain dalam 56 laga dengan mencatat 48 kebobolan dan 26 clean sheet. (AFP/Jonathan Nackstrand)

Manchester United merekrut Raimond van der Gouw pada musim panas 1996. Namun, kiper asal Belanda itu cuma menjadi pelapis Peter Schmeichel di Old Trafford.

Saat Schmeichel hengkang ke Sporting Lisbon pada 1999, Van der Gouw juga gagal menembus skuat utama. Dia kalah bersaing dengan Mark Bosnich dan Fabien Barthez.

Van der Gouw akhirnya pindah ke West Ham pada tahun 2002. Selama enam tahun di Man United, Van der Gouw cuma tampil dalam 56 pertandingan di semua kompetisi.

Alexander Buttner

Alexander Buttner. Bek Belanda ini didatangkan Manchester United dari Vitesse pada 2012/2013. Setelah hanya tampil dalam 28 laga dengan mencetak 2 gol selama dua musim, pada 2014/2015 ia dilepas ke Dynamo Kiev dengan nilai 4,4 juta pounds, surplus 1,8 juta pounds. (Foto: AFP/Andrew Yates)
Alexander Buttner. Bek Belanda ini didatangkan Manchester United dari Vitesse pada 2012/2013. Setelah hanya tampil dalam 28 laga dengan mencetak 2 gol selama dua musim, pada 2014/2015 ia dilepas ke Dynamo Kiev dengan nilai 4,4 juta pounds, surplus 1,8 juta pounds. (Foto: AFP/Andrew Yates)

Manchester United memboyong Alexander Buttner pada musim panas 2012. Pemain asal Belanda itu didatangkan dari Vitesse untuk memperkuat posisi bek kiri Setan Merah.

Namun, Buttner gagal merebut tempat utama dari Patrice Evra. Alhasil, Buttner jarang terlihat di lapangan dan lebih banyak menghabiskan waktunya di bangku cadangan.

Buttner mencatatkan 28 penampilan dan mencetak dua gol bersama Setan Merah. Dia kemudian dilepas Manchester United ke Dynamo Moscow pada tahun 2014.

Memphis Depay

5. Memphis Depay, top skor Liga Belanda musim lalu itu didatangkan MU dengan harga 27,5 juta poundsterling. Namun hingga pekan ke-25 dirinya tak kunjung berkembang, bahkan kini mulai sering menjadi penghangat bangku cadangan. (AFP/Oli Scarff)
5. Memphis Depay, top skor Liga Belanda musim lalu itu didatangkan MU dengan harga 27,5 juta poundsterling. Namun hingga pekan ke-25 dirinya tak kunjung berkembang, bahkan kini mulai sering menjadi penghangat bangku cadangan. (AFP/Oli Scarff)

Ada banyak harapan ketika Memphis Depay datang ke Manchester United pada 2015. Pasalnya, penyerang asal Belanda itu tampil mengesankan bersama PSV Eindhoven.

Sayang, Depay gagal menunjukkan performa yang mengesankan selama berada di Old Trafford. Dia hanya mencetak tujuh gol dalam 53 penampilan bersama Setan Merah.

Depay akhirnya dlepas ke Lyon pada Januari 2017 di era kepemimpinan Jose Morinho. Namun, performanya justru melonjak drastis setelah hengkang ke Ligue 1 dan sekarang bermain di Barcelona.

Donny van de Beek

Donny van de Beek - Mantan bintang Ajax Amsterdam ini paling merasa kecewa dengan Ole Gunnar Solskjaer. Pernah diiming-imingi Ole mendapat jam bermain lebih banyak, namun nyatanya van de Beek baru memperoleh kesempatan bermain selama 16 menit di Liga Inggris musim ini. (AFP/Martin Rickett/Pool)
Donny van de Beek - Mantan bintang Ajax Amsterdam ini paling merasa kecewa dengan Ole Gunnar Solskjaer. Pernah diiming-imingi Ole mendapat jam bermain lebih banyak, namun nyatanya van de Beek baru memperoleh kesempatan bermain selama 16 menit di Liga Inggris musim ini. (AFP/Martin Rickett/Pool)

Donny van de Beek bergabung dengan Manchester United pada musim panas 2020. Gelandang asal Belanda tersebut ditebus seharga 39 juta euro setelah tampil mengesankan bersama Ajax Amsterdam.

Sayangnya, Van de Beek mengalami momen yang buruk setelah datang ke Old Trafford. Pemain berusia 24 tahun tersebut jarang dimainkan oleh sang pelatih, Ole Gunnar Solskjaer.

Van de Beek hanya mengoleksi total 41 penampilan bersama The Red Devils. Sang pemain dikaitkan dengan pintu keluar dari Old Trafford pada bursa transfer Januari mendatang.

Disadur dari Bola.net (Aga Deta, published 16/11/2021)

Yuk Intip Posisi Manchester United di Saat Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel