Terminal 2F Bandara Soetta Dibuka Lagi Layani Kedatangan Pekerja Migran

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau terminal kedatangan internasional bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (24/12/2021). Ia meminta Terminal 2F bandara Soetta dibuka untuk mengurai penumpang.

Menhub menjelaskan, setiap harinya ada sekitar 3.000-4.000 penumpang internasional yang datang ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Untuk itu, Menhub meminta kepada PT Angkasa Pura II selaku pengelola bandara, untuk melakukan upaya-upaya mencegah terjadinya penumpukan penumpang.

“Sebagai langkah antisipatif, saya meminta Terminal 2F dibuka dan dimanfaatkan untuk para Pekerja Migran Indonesia (PMI), sehingga tidak terjadi penumpukan di satu titik kedatangan internasional,” kata dia, Jumat (24/12/2021).

Dalam kunjungannya, ia didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Tinjauan dilakukan untuk memastikan penanganan penumpang di pintu kedatangan internasional Bandara Soekarno-Hatta menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Guna mencegah terjadinya penumpukan penumpang yang berpotensi menyebabkan penularan Covid-19.

Pada kesempatan itu, Menhub Budi meminta kepada PT Damri untuk menambah jumlah bus yang membawa pelaku perjalanan internasional ini baik ke wisma atlet maupun hotel-hotel yang telah ditunjuk.

Selain itu, Menhub juga menginisiasi untuk membuka pintu kedatangan internasional Bandara Internasional Juanda di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

“Karena sekitar 30 persen pelaku perjalanan internasional ini berasal dari Surabaya dan Nusa Tenggara Barat. Berdasarkan diskusi hari ini, pihak Bandara Juanda menyatakan sudah siap,” ujarnya.

Menhub juga memastikan tidak ada penambahan penerbangan atau extra flight di masa libur Nataru ini.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Layanan Lebih Baik

Menhub, Budi Karya Sumadi (tengah) saat meninjau Bandara Internasional Yogyakarta, Kulon Progo, Rabu (24/4). Progres pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta hampir 100 persen, sementara progres pembangunan keseluruhannya termasuk domestik mencapai 47 persen. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Menhub, Budi Karya Sumadi (tengah) saat meninjau Bandara Internasional Yogyakarta, Kulon Progo, Rabu (24/4). Progres pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta hampir 100 persen, sementara progres pembangunan keseluruhannya termasuk domestik mencapai 47 persen. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Pada kesempatan yang sama, Menkes Budi Gunadi Sadikin menjelaskan,pelayanan pelaku perjalanan internasional di Bandara Internasional Soekarno-Hatta saat ini lebih baik. Ia menyebut, pelayanan penumpang yang akan melakukan karantina, antriannya lebih cepat dan tidak penuh sesak.

Selain itu, Menkes juga memastikan harga hotel untuk karantina telah dibuat transparan dan menggunakan sistem yang lebih jelas, untuk menghindari oknum yang memberikan harga yang tidak wajar.

Aementara Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, pihaknya akan memastikan pengawasan di lapangan dijalankan dengan baik, khusunya untuk memastikan proses karantina benar-benar dilaksanakan. Kapolri juga telah meminta agar pelanggar ketentuan ini dproses secara hukum yang berlaku.

Selain meninjau pelayanan pelaku perjalanan internasional, Menhub dan sejumlah pejabat juga sempat meninjau lokasi vaksinasi di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Hal ini guna memfasilitasi penumpang yang belum melakukan vaksin dua kali.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel