Terminal Induk Rajabasa siapkan posko vaksinasi

·Bacaan 1 menit

Kepala Terminal Induk Rajabasa, Lampung, Harri Indarto, mengatakan bahwa dalam rangka menghadapi mudik Lebaran 1433 Hijriah pihaknya telah menyiapkan posko vaksinasi bagi masyarakat.

"Mudah-mudahan kalau tidak ada halangan dan kendala ada rencana dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan memberikan bantuan alat rapid antigen dan vaksin untuk di sini," kata Harri di Bandarlampung, Kamis.

Oleh karena itu, pihaknya dimintai oleh Direktorat Jendral (Dirjen) Perhubungan Darat segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat guna penempatan petugas kesehatannya.

"Jadi kami sedang berkoordinasi dengan Dinkes untuk menempatkan petugasnya di terminal, untuk ditempatkan di pos kesehatan yang sudah disiapkan tiga ruangan," ujarnya.

Baca juga: Kapolri ingatkan pandemi belum berakhir meski mudik boleh

Ia pun mengungkapkan bahwa telah memasang scan barcode PeduliLindungi di depan pintu masuk Terminal Rajabasa guna mengetahui apakah penumpang yang datang atau berangkat telah memenuhi syarat perjalanan yang telah ditetapkan pemerintah.

"Bahkan kami juga sudah meminta loket-loket penjualan tiket memasang scan barcode PeduliLindungi," kata dia.

Di sisi lain terkait peningkatan jumlah pemudik di Terminal Induk Rajabasa, ia memprediksi kenaikan jumlah pemudik akan terjadi pada H-7 lebaran.

"Mungkin bisa 1.000 orang per hari di H-7 lebaran nanti pemudik mampir ke terminal ini," ujarnya.

Menurutnya hal tersebut didukung karena adanya program mudik gratis yang dilakukan beberapa pemerintah daerah dan kementerian terkait.

"Jadi memang tidak banyak pemudik yang datang ke terminal karena ada akses jalan tol. Tapi ada beberapa pemda yang melaporkan nada mudik gratis seperti Pemprov DKI Jakarta yang busnya akan sampai di Terminal Rajabasa. Tapi untuk berapa kendaraan dan jumlahnya pemudiknya kami belum tau," ujarnya.

Baca juga: Menag tegaskan vaksinasi booster ikhtiar ciptakan mudik sehat-aman

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel