Terminal Jadi Ajang Fashion Busana Karya Pelajar

TEMPO.CO, Madiun--Cara unik dilakukan pelajar jurusan Busana Butik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Wonoasri, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Untuk memamerkan dan mempromosikan busana karya mereka, mereka menggelar fashion show di Terminal Caruban, Kabupaten Madiun, Sabtu, 2 Maret 2013.

Para pelajar peraga busana itu melenggak lenggok di kawasan terminal bus setempat termasuk di halte pemberhentian bus. Kegiatan ini ternyata tak sekedar promosi melainkan juga bagian dari Uji Kompetensi Keahlian (UKK) siswa SMK sebagai bagian dari Ujian Nasional (UN). Nilai UKK dan UN akan menjadi indikator ketercapaian Standar Kompetensi Lulusan (SKL).

"Selain promosi, ini juga bagian dari penilaian dalam uji kompetensi siswa sebelum Ujian Nasional," kata Kepala Kompetensi Keahlian Busana Butik SMK Negeri 1 Wonoasri Asih Winarni. Uji kompetensi ini berlaku bagi siswa kelas XII.

Uji kompetensi menilai semua tahapan dalam pembuatan hingga pemakaian busana. "Mulai membuat desain sampai memotong, menjahit dan memakai busananya kami nilai," katanya.

Busana karya siswa akan ditampilkan secara bertahap melalui fashion show yang digelar di sekolah maupun tempat umum. Berbagai teknik pemakaian busana yang pernah diajarkan bisa jadi kreativitas tersendiri, tak hanya teknik yang konvensional. "Misalnya draping," kata Asih.

Draping adalah teknik membuat busana dari lembaran kain langsung pada tubuh boneka (paspop) atau tubuh manusia tanpa membuat pola kontruksi, menggunting, dan menjahit. "Jadi kita hanya melilitkan kain panjang dan dibentuk menjadi busana seperti ini," kata salah satu pelajar peraga busana dengan teknik draping, Dwi Ayu Kurniasih.

Fashion show di terminal ini menarik perhatian masyarakat pengguna jalan namun tidak sampai mengganggu aktivitas terminal setempat.

ISHOMUDDIN

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.