Terminal Kalideres Jakarta telah lewati puncak arus mudik

Kepala Terminal Bus Kalideres Revi Zulkarnain mengatakan suasana di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, telah melewati puncak arus mudik yang terjadi pada Jumat atau H-3 dengan jumlah pemberangkatan mencapai 4.172 penumpang.

"Pada H-1 situasi pemudik di Terminal Kalideres sudah jauh menurun, berbeda dengan H-3 itu jumlah penumpang yang berangkat mencapai 4.172 orang, dengan armada bus reguler yang diberangkatkan sebanyak 253 bus dan 39 bus bantuan," ujar Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnain di Jakarta, Minggu.

Pada data angkutan lebaran 2022 Terminal Kalideres, angka penumpang sudah jauh menurun. Pada Minggu dari pukul 00.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB, jumlah penumpang yang berangkat dari Kalideres hanya 192 orang.

Berbeda jika dibandingkan dua hari sebelumnya, jumlah penumpang menyentuh angka 1.000 orang pada periode waktu yang sama.

"Hari ini sudah tidak ada penumpukan seperti H-3. Tapi penumpukan pada Jumat itu juga karena adanya Oneway ke arah Jakarta, sehingga bus tertahan. Tapi Kita bisa mengantisipasi dengan penyediaan bus tambahan," kata dia.

Revi juga menegaskan bahwa pihaknya rutin melakukan Ramp Check kendaraaan sebelum diizinkan berangkat. Demikian pula dengan sopir dilakukan pengecekan kesehatan secara berkala.

Pemeriksaan dan pengujian kelaikan bus dilakukan oleh tim pengecekan kendaraan dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek.

"Kami pastikan bus yang berangkat dari Terminal Kalideres laik jalan sehingga penumpang yang diangkut bisa selamat sampai tujuan," ujar Revi.

Terminal Kalideres memberangkatkan bus dengan tujuan Sumatera yaitu Lampung, Palembang, Padang, Medan, Bengkulu, Aceh, Pekanbaru. Selain itu, tujuan ke Jawa yakni menuju Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur. Kemudian terdapat pula bus tujuan Bali dan Nusa Tenggara Barat.
Baca juga: Semarak mudik saat pandemi di Terminal Kalideres
Baca juga: "Sleeper Bus" di Terminal Kalideres, peminat banyak armada terbatas

Baca juga: Round Up: H-2, Melewati puncak arus mudik

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel