Terminal Kampung Rambutan Perpanjang Pengetatan Perjalanan Penumpang Bus

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur memperpanjang masa pengetatan perjalanan bagi penumpang bus antarkota antarprovinsi (AKAP) hingga 31 Mei 2021.

Kepala Terminal Kampung Rambutan Made Jony mengatakan, perpanjangan masa pengetatan perjalanan tersebut dilakukan sesuai dengan keputusan Polda Metro Jaya yang memperpanjang operasi penyekatan arus balik.

"Kita tetap melakukan rapid test antigen dan GeNoSe yang dilakukan secara acak ke penumpang. Baik penumpang yang berangkat dan tiba," kata Made Jony saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (26/5/2021), dikutip dari Antara.

Made Jony menambahkan, hanya penumpang yang negatif Covid-19 berdasarkan hasil tes tes usap antigen atau GeNose diperkenankan melakukan perjalanan.

Namun apabila penumpang bus AKAP tersebut terindikasi positif Covid-19 berdasarkan hasil tes usap antigen atau GeNose akan diminta menjalani tes usap PCR.

"Penumpang yang melakukan rapid test antigen di luar terminal masa berlaku hasil tesnya 1X24 jam sebelum jadwal keberangkatan sesuai dengan SE Satgas COVID-19 nomor 13 tahun 2021," ujar Made Jony.

Dia mengatakan, Terminal Kampung Rambutan juga menyediakan satu ruang isolasi mandiri di lantai dua bagi penumpang bus AKAP yang terindikasi positif Covid-19 berdasarkan hasil tes usap antigen atau GeNose sebelum dirujuk ke Wisma Atlet.

2.000 Penumpang Per Hari

Pemudik meniup kantong saat dites dengan GeNose C19 di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Minggu (23/5/2021). Pengelola Terminal Kampung Rambutan memberlakukan tes Genose sebagai syarat wajib bagi para pemudik yang baru tiba guna memutus penyebaran virus Covid-19. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Pemudik meniup kantong saat dites dengan GeNose C19 di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Minggu (23/5/2021). Pengelola Terminal Kampung Rambutan memberlakukan tes Genose sebagai syarat wajib bagi para pemudik yang baru tiba guna memutus penyebaran virus Covid-19. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Made Jony mengatakan, jumlah kedatangan pada arus balik mudik di Terminal Kampung Rambutan rata-rata sebanyak 2.000 penumpang per hari.

"Untuk kedatangan penumpang di Terminal Kampung Rambutan sekarang masih normal. Sebelum larangan mudik berlaku rata-rata 2.500 penumpang per hari, sekarang rata-rata 2.000 per hari," jelas Made Jony.

Saksikan video pilihan di bawah ini: